- HOTNEWS.ID - Perjuangan dramatis lima korban kapal KM Nurul Salsa akhirnya menemui titik terang setelah ditemukan dalam kondisi selamat. Mereka berhasil bertahan hidup selama empat hari terapung di laut lepas.
Kejadian nahas yang menimpa KM Nurul Salsa bermula saat kapal tersebut tenggelam di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (15/7) sekitar pukul 05.00 Wita.
Para korban kemudian berupaya menyelamatkan diri di tengah kerasnya ombak dan luasnya lautan. Mereka mengapung dan mencari pertolongan di tengah kegelapan dan ketidakpastian.
Secara mengejutkan, penyelamat mereka datang dari sebuah alat sederhana milik nelayan. Kelima korban ini menggunakan rumpon atau rompong yang ada di perairan tersebut.
Rumpon tersebut menjadi satu-satunya harapan mereka untuk bertahan hidup selama berhari-hari. Bantuan tak terduga ini menjadi saksi bisu ketangguhan mereka.
Beruntung, Basarnas berhasil menerima informasi mengenai keberadaan kelima korban. Lokasi penemuan mereka berada di sekitar Pulau Matallang, Kabupaten Pangkep.
"Kelima korban ditemukan dalam kondisi selamat," demikian informasi yang diterima Basarnas, Sabtu (18/7) sekitar pukul 18.10 Wita. Penemuan ini disambut lega oleh banyak pihak.
"Para korban selamat menggunakan rompong selama kurang lebih empat hari sejak tenggelamnya KLM Nurul Salsa," demikian keterangan mengenai durasi perjuangan mereka di laut Pangkep. Perjuangan ini sungguh luar biasa.
"Kami menerima informasi bahwa kelima korban telah ditemukan di sekitar Pulau Matallang, Kabupaten Pangkep," ujar petugas Basarnas, mengonfirmasi momen penyelamatan. Keberhasilan ini berkat koordinasi yang baik.