HOTNEWS.ID - Kegiatan pemadaman listrik serentak yang dilaksanakan di berbagai bangunan ikonik Jakarta pekan lalu, membuahkan hasil konkret dalam upaya efisiensi anggaran daerah. Aksi ini merupakan inisiatif yang terencana matang oleh otoritas ibu kota.

Aksi penghematan energi ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup tahun 2026 yang jatuh pada periode tersebut. Langkah ini menegaskan komitmen Pemprov DKI terhadap isu keberlanjutan lingkungan.

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menjadi ujung tombak dalam mengumpulkan data mengenai dampak positif dari kegiatan pemadaman listrik tersebut. Mereka mencatat penurunan signifikan pada tagihan operasional.

Secara rinci, total penurunan biaya penggunaan listrik yang berhasil dicapai oleh pemerintah provinsi mencapai angka fantastis yaitu Rp 108.693.752. Angka ini setara dengan penghematan sekitar Rp 108 juta.

Angka penghematan yang terverifikasi ini menjadi indikator keberhasilan nyata dari kampanye hemat energi yang selama ini digalakkan oleh pemerintah daerah. Hal ini menunjukkan antusiasme publik terhadap inisiatif hijau.

Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, kegiatan pemadaman yang menyeluruh di sejumlah titik strategis ibu kota berhasil menekan total biaya penggunaan listrik secara keseluruhan. Estimasi awal menunjukkan angka yang mendekati Rp 109 juta.

Pencapaian penghematan sebesar Rp 108.693.752 ini secara spesifik telah dicatat dan dikonfirmasi oleh instansi terkait sebagai bukti keberhasilan intervensi kebijakan. Hal ini menjadi capaian yang patut diapresiasi.

"Estimasi penghematan yang tercatat berada pada kisaran angka yang cukup besar, mendekati Rp 109 juta," ujar perwakilan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, merujuk pada capaian sementara aksi tersebut.

Lebih lanjut, mengenai angka final yang terkonfirmasi, pernyataan resmi menyebutkan bahwa "total penurunan biaya penggunaan listrik yang berhasil dicapai oleh pemerintah provinsi mencapai angka Rp 108.693.752, atau sekitar Rp 108 juta."