HOTNEWS.ID - Emas telah lama diyakini sebagai instrumen investasi yang efektif untuk melindungi nilai aset dari risiko inflasi dan pelemahan mata uang di masa depan. Prediksi kenaikan nilai emas dalam jangka panjang menjadikannya pilihan favorit bagi banyak investor di Indonesia.
Namun, timbul pertanyaan mendasar bagi calon investor: manakah bentuk investasi emas yang lebih menguntungkan, apakah emas dalam bentuk batangan atau perhiasan yang juga bisa dikenakan?
Keputusan ini memerlukan pemahaman mendalam mengenai perbedaan karakter kedua aset tersebut, sebagaimana diuraikan oleh sumber terpercaya. Dilansir dari Bisnis.com, perlu diketahui bahwa emas batangan dan perhiasan memiliki tujuan dan karakter sebagai aset yang berbeda.
Emas perhiasan sering dipilih karena memiliki fungsi ganda, yaitu bisa dipakai sebagai aksesoris sekaligus berfungsi sebagai penyimpan nilai. Sementara itu, emas batangan dirancang dengan fokus utama untuk menjaga nilai aset dalam horizon waktu yang lebih panjang.
Perbedaan mendasar terletak pada kemurnian atau kadar emas yang ditawarkan oleh masing-masing bentuk. Emas batangan umumnya memiliki kadar tertinggi, yaitu 24 karat dengan tingkat kemurnian mendekati 99,9%, menjadikannya aset yang dinilai lebih stabil untuk tujuan investasi.
Sebaliknya, emas perhiasan hadir dalam kadar yang bervariasi, seperti 17K, 18K, bahkan hingga 22K. Kadar yang lebih rendah ini menandakan adanya campuran logam lain yang ditambahkan untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan perhiasan saat dipakai sehari-hari.
Terkait dengan harga beli, emas batangan cenderung mengikuti pergerakan harga pasar emas global secara langsung dan stabil karena tidak melibatkan komponen biaya desain atau ongkos pembuatan yang signifikan.
Sementara itu, harga emas perhiasan dipengaruhi oleh dua komponen utama: berat emas murni dan biaya produksi atau ongkos pembuatan. Adanya nilai tambah dari desain artistik dan detail pengerjaan membuat harga jual perhiasan seringkali lebih tinggi dibandingkan murni nilai kandungan emasnya.
Mengenai potensi keuntungan saat menjual kembali, emas batangan menunjukkan performa yang lebih meyakinkan dibandingkan dengan emas perhiasan. Selisih antara harga beli dan harga jual kembali pada emas batangan biasanya lebih kecil karena minimnya komponen biaya tambahan yang terhapus saat dijual.