HOTNEWS.ID - Suasana persaingan olahraga memanas di Houston pada Sabtu pagi ketika ribuan pendukung dari dua negara Eropa, Belanda dan Swedia, menggelar pawai akbar. Aksi ini menjadi penanda antusiasme tinggi menjelang pertemuan penting mereka dalam babak Grup F Piala Dunia.

Pawai kolosal ini merupakan manifestasi dukungan masif dari para suporter kedua tim nasional yang memadati jalanan kota Houston. Tujuan akhir dari konvoi euforia ini adalah NRG Stadium, lokasi digelarnya laga penentuan tersebut.

Secara keseluruhan, diperkirakan ada sekitar 20.000 penggemar yang ambil bagian dalam kemeriahan yang berlangsung pagi itu. Jumlah ini menunjukkan betapa bergairahnya atmosfer menjelang duel yang sangat dinantikan oleh para penggemar sepak bola.

Mengenai komposisi suporter, data awal yang dihimpun oleh pihak Kepolisian Houston memberikan gambaran spesifik mengenai kehadiran penggemar dari masing-masing negara. Pihak berwenang mencatat adanya perbedaan signifikan dalam jumlah pendukung yang terlihat.

Diperkirakan bahwa jumlah penggemar tim nasional Swedia yang memeriahkan pawai tersebut berada dalam rentang 4.000 hingga 6.000 orang. Angka ini memberikan estimasi kehadiran pendukung dari kubu 'Viking' di Amerika Serikat.

Sementara itu, kubu lawan, Belanda, menunjukkan kekuatan dukungan yang jauh lebih superior dalam hal kuantitas. Federasi sepak bola Belanda menyajikan angka estimasi yang menunjukkan dominasi jumlah penggemar yang hadir.

Federasi sepak bola Belanda mengestimasi bahwa setidaknya terdapat 15.000 pendukung yang terlibat dalam pawai yang mereka selenggarakan. Estimasi ini menegaskan antusiasme luar biasa dari pendukung 'Oranje' di wilayah Amerika Serikat.

Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, "Sebanyak kurang lebih 20.000 penggemar dari kedua negara, Belanda dan Swedia, turut memeriahkan suasana di Houston pada Sabtu pagi menjelang laga penting Piala Dunia mereka," ujar perwakilan media tersebut.

Pernyataan ini juga diperkuat dengan rincian data dari pihak keamanan setempat. "Jumlah penggemar timnas Swedia yang hadir diperkirakan berkisar antara 4.000 hingga 6.000 orang, berdasarkan data dari Kepolisian Houston," demikian keterangan yang dihimpun.