HOTNEWS.ID - PT Indika Energy Tbk (INDY) tengah menimbang opsi pelepasan sebagian atau seluruh aset batu bara miliknya, terutama yang tergabung dalam PT Kideco Jaya Agung. Langkah strategis ini memunculkan berbagai analisis mengenai potensi dampaknya terhadap kesehatan finansial perusahaan.
CreditSights, sebuah lembaga riset keuangan, telah memberikan pandangannya mengenai rencana divestasi ini. Mereka menilai bahwa pelepasan penuh aset Kideco Jaya Agung kemungkinan besar tidak akan terjadi.
Hal ini didasari oleh peran krusial Kideco Jaya Agung dalam menyumbang mayoritas laba dan arus kas bagi Indika Energy secara keseluruhan. Ketergantungan yang tinggi membuat divestasi total menjadi pilihan yang kurang ideal dari perspektif keuangan.
Dalam sebuah riset yang dipublikasikan pada tanggal 16 Juli, para analis CreditSights, Jonathan Tan Jun Jie dan Lakshmanan R, menegaskan kembali rekomendasi underperform mereka terhadap saham Indika Energy.
Menurut kedua analis tersebut, jika tujuan utama di balik rencana penjualan Kideco adalah untuk mengumpulkan dana segar guna keperluan belanja modal, maka divestasi secara penuh bukanlah solusi yang paling tepat.
"Meski penjualan penuh Kideco dapat memberikan dana yang cukup untuk melunasi obligasi senilai US$655 juta yang jatuh tempo pada 2029," demikian kutipan dari riset yang ditulis oleh Jonathan Tan Jun Jie dan Lakshmanan R.
"Kami menilai langkah tersebut kecil kemungkinannya dilakukan karena Kideco masih menyumbang lebih dari 75% EBITDA dan arus kas operasional grup," ujar para analis CreditSights tersebut dalam riset mereka, Minggu (19/7/2026).
Perhitungan CreditSights menunjukkan bahwa Kideco Jaya Agung merupakan tulang punggung finansial Indika Energy. Kontribusinya yang signifikan terhadap Pendapatan Sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi (EBITDA) serta arus kas operasional grup menjadikannya aset yang sangat berharga.
Situasi ini menempatkan Indika Energy pada persimpangan jalan. Perusahaan perlu menimbang antara kebutuhan likuiditas jangka pendek dengan menjaga stabilitas pendapatan dan arus kas jangka panjang yang sangat bergantung pada operasional Kideco.