HOTNEWS.ID - Presiden Lebanon Joseph Aoun melakukan kunjungan bersejarah ke Washington, menandai pertemuan tingkat tinggi pertama antara kepala negara Lebanon dengan pejabat AS di ibu kota Amerika Serikat sejak tahun 2009. Kunjungan ini menjadi momen penting dalam hubungan bilateral kedua negara.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio memberikan apresiasi mendalam kepada pemerintah Lebanon atas upaya-upaya yang telah dilakukan. Aoun dan Rubio mengadakan diskusi yang fokus pada agenda perdamaian dan stabilitas regional.

Pujian khusus diberikan oleh Menlu Rubio terkait langkah konkret yang diambil Lebanon untuk melucuti persenjataan Hizbullah. Upaya ini dinilai sebagai kontribusi signifikan terhadap pencapaian perdamaian di kawasan Timur Tengah.

Pertemuan antara Presiden Aoun dan Menlu Rubio berlangsung di markas besar Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Diskusi ini mencakup berbagai isu bilateral dan regional yang menjadi perhatian kedua negara.

Para pejabat Lebanon mengonfirmasi bahwa Presiden Aoun dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump keesokan harinya. Pertemuan dengan Trump diharapkan dapat semakin memperkuat dialog dan kerja sama antara kedua negara.

Kunjungan Presiden Aoun ini merupakan yang pertama kali kepala negara Lebanon mengunjungi Washington sejak Presiden Michel Sleiman diterima oleh Presiden Barack Obama pada tahun 2009. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan intensitas dialog diplomatik antara kedua negara.

"Amerika Serikat memuji upaya Lebanon dalam bergerak menuju perdamaian melalui pelucutan Hizbullah," demikian pernyataan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut. Pernyataan ini menggarisbawahi dukungan AS terhadap strategi Lebanon.

Dikutip dari AFP, pertemuan ini terjadi pada hari Senin, 20 Juli 2026. Tanggal ini menandai momen penting dalam kalender diplomasi internasional yang melibatkan kedua negara.

Upaya pelucutan Hizbullah oleh Lebanon dilihat sebagai langkah strategis menuju stabilitas. Hal ini mencerminkan komitmen Beirut untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan damai di kawasan yang seringkali bergejolak.