HOTNEWS.ID - Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho, memimpin sebuah apel besar yang bertajuk "Sabuk Kamtibmas" di Lapangan Mapolrestabes Palembang. Acara ini dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 28 Juli.

Apel akbar tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mencerminkan sinergi lintas elemen. Kegiatan ini digelar sebagai respons terhadap dinamika sosial kemasyarakatan yang ada di Kota Palembang.

Kondisi Kota Palembang digambarkan bagaikan dua mata pisau; di satu sisi membawa kemajuan ekonomi yang pesat. Namun, di sisi lain, dinamika tersebut juga membuka potensi munculnya gangguan terhadap keamanan dan ketertiban.

Dalam arahannya, Kapolda secara khusus menyoroti pentingnya membangun benteng pertahanan sosial di tengah masyarakat. Langkah ini dinilai krusial untuk menangkal berbagai ancaman yang mungkin timbul.

"Hal ini krusial guna menangkal berbagai ancaman, terutama isu-isu provokatif yang berpotensi memecah belah," ujar Irjen Pol Sandi Nugroho.

Beliau menekankan bahwa upaya menjaga keamanan Kota Palembang tidak dapat sepenuhnya diemban oleh pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) saja. Dukungan nyata dari masyarakat merupakan elemen yang sangat vital.

"Dalam menjaga keamanan Kota Palembang, Polri tidak bisa bekerja sendirian tanpa adanya dukungan nyata dari masyarakat," tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.

Apel ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan mahasiswa, serikat buruh, komunitas ojek daring, serta berbagai kelompok masyarakat lainnya yang turut serta dalam menjaga kondusivitas.

Dikutip dari sumber aslinya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dan memperkuat kolaborasi antara aparat keamanan dan seluruh lapisan masyarakat.