HOTNEWS.ID - Tim Nasional Voli Indonesia harus mengubur impiannya melaju ke partai puncak SEA V Cup 2026 setelah tersingkir di babak semifinal leg kedua. Kekalahan ini terjadi saat Indonesia menjamu Vietnam di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur.
Dalam pertandingan yang berlangsung pada Sabtu, 25 Juli, Skuad Garuda takluk dengan skor 1-3 (25-22, 22-25, 19-25, 18-25). Meskipun sempat unggul di set pertama, performa Indonesia menurun drastis di tiga set berikutnya.
Pelatih Timnas Voli Indonesia, Reidel Toiran, secara tegas menyatakan bahwa kelelahan fisik menjadi faktor krusial di balik performa anak asuhnya yang tidak maksimal. Ia menilai stamina para pemain sudah terkuras akibat jadwal kompetisi internasional yang padat.
"Kalau dari kacamata saya, anak-anak ini kurang performa. Fisiknya agak kurang. Sudah mulai berkurang dari kompetisi kami yang panjang, kemarin di India, balik ke sini, lalu ke Filipina, terus kembali lagi ke sini, sudah mulai berkurang," ujar Toiran.
Meskipun mengakui kondisi fisik yang menurun, Toiran menekankan bahwa hal tersebut bukanlah alasan untuk tidak bertanggung jawab atas hasil yang diraih. Ia menegaskan pentingnya evaluasi mendalam untuk mencari akar permasalahan dan perbaikan di masa mendatang.
"Cuma itu bukan alasan. Kami harus tanggung jawab, kami harus benar-benar lihat apa yang salah. Cuma situasi seperti ini kami enggak bisa [hindari], harus belajar untuk masa depan," lanjutnya.
Sebelum bertanding di leg kedua SEA V Cup 2026 di Jakarta, timnas voli putra Indonesia baru saja menyelesaikan leg pertama di Filipina. Di ajang tersebut, Indonesia harus puas berada di posisi runner-up setelah kalah dari Kamboja.
Kepadatan jadwal ini juga merupakan kelanjutan dari kesuksesan Indonesia merengkuh gelar juara di ajang AVC Men's Cup 2026 di India. Kala itu, Indonesia berhasil mengalahkan Korea Selatan dengan skor telak 3-0.
Manajer Timnas Voli Indonesia, Adang Ginanjar, turut memaklumi kondisi para pemain yang mengalami terkurasnya stamina. Ia membenarkan bahwa perjalanan jauh dan jadwal pertandingan yang berdekatan menjadi penyebab utama kelelahan tersebut.