HOTNEWS.ID - Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenHAM) tengah mengintensifkan upaya penguatan implementasi Hak Asasi Manusia (HAM) hingga ke tingkat akar rumput pedesaan di Indonesia. Langkah strategis ini dilakukan mengingat peran krusial desa dalam membentuk tatanan peradaban bangsa yang berlandaskan HAM.

Hal ini ditegaskan oleh Staf Khusus Menteri HAM Bidang Transformasi Digital dan Komunikasi Media, Thomas Harming Suwarta, dalam sebuah kegiatan sosialisasi baru-baru ini. Thomas menekankan bahwa desa beserta seluruh aparatur di dalamnya ditargetkan menjadi motor utama dalam menggerakkan pembangunan kesadaran dan penegakan HAM di wilayah masing-masing.

Aktivitas penguatan kapasitas ini dilaksanakan melalui sosialisasi bertajuk "Menuju Masyarakat Desa Berperadaban Hak Asasi Manusia". Kegiatan tersebut difokuskan pada sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dianggap memiliki potensi besar untuk implementasi program ini.

Secara spesifik, sosialisasi tersebut menyasar tiga desa di wilayah Manggarai Raya. Ketiga lokasi tersebut meliputi Desa Wajur di Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat, kemudian Desa Iteng di Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai.

Lokasi ketiga yang menjadi fokus adalah Desa Satar Punda Barat yang berada di Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur. Penentuan lokasi ini menunjukkan fokus KemenHAM pada pemerataan pembangunan kesadaran HAM di wilayah timur Indonesia.

Thomas Harming Suwarta menyampaikan bahwa pembangunan HAM di tingkat desa memiliki posisi yang sangat penting dan strategis dalam konteks pembangunan nasional secara keseluruhan. Hal ini sejalan dengan prioritas pemerintah yang menempatkan masyarakat pedesaan sebagai sasaran utama berbagai program pembangunan.

"Desa dan seluruh perangkatnya harus menjadi motor penggerak pembangunan HAM," ujar Thomas Harming Suwarta.

Thomas juga mengaitkan program penguatan HAM ini dengan berbagai inisiatif pembangunan nasional yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat desa. Beberapa program unggulan yang disebutkan antara lain keberadaan Koperasi Desa Merah Putih, program Sekolah Rakyat, hingga inisiatif Kampung Nelayan.

Selain itu, program seperti penyediaan Makan Bergizi Gratis dan layanan Pengecekan Kesehatan Gratis juga menjadi bagian dari ekosistem pembangunan yang mendukung terwujudnya peradaban HAM di desa. Semua program ini menunjukkan sinergi antara pemenuhan hak dasar dan implementasi nilai-nilai HAM.