HOTNEWS.ID - Sebuah kabar duka datang dari dunia perencanaan pernikahan di Kabupaten Bandung, di mana rencana resepsi pernikahan yang telah disiapkan matang harus batal secara mendadak. Peristiwa ini menimpa seorang pria bernama Sunsun Nugraha Tasdik, yang seharusnya melangsungkan pernikahannya dalam waktu dekat.

Penyebab utama kegagalan resepsi ini adalah menghilangnya pihak penyelenggara acara, yang dikenal sebagai wedding organizer (WO). WO yang dipercaya oleh Sunsun Nugraha Tasdik ini diduga membawa kabur sejumlah uang yang telah disetorkan sebagai biaya persiapan acara.

Akibat dari insiden ini, Sunsun Nugraha Tasdik, yang merupakan warga Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, terpaksa menempuh jalur hukum. Ia telah resmi melaporkan pemilik WO tersebut ke pihak kepolisian setempat atas dugaan penggelapan dana.

Resepsi pernikahan yang menjadi impian Sunsun Nugraha Tasdik tersebut dijadwalkan akan diselenggarakan pada tanggal 21 Juni 2026 mendatang. Perencanaan yang sudah berjalan ini kini terhenti total lantaran WO tersebut menghilang tanpa jejak.

Dua pekan sebelum tanggal pelaksanaan resepsi yang telah ditentukan, pemilik WO tersebut dilaporkan mulai tidak memberikan kabar. Wanita berinisial SR, yang merupakan pemilik jasa WO tersebut, diketahui berasal dari Kecamatan Paseh.

"Rencana Sunsun Nugraha Tasdik, Pria asal Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, menggelar resepsi pernikahan berantakan," Dikutip dari sumber berita.

Kekosongan kabar dari SR ini terjadi hanya dua minggu sebelum hari bahagia yang telah dinanti-nantikan. Hal ini menyebabkan persiapan pernikahan menjadi terhenti total dan menimbulkan kerugian besar bagi calon pengantin.

"Pasalnya, owner wedding organizer atau WO yang dipercaya untuk mengatur resepsi pernikahannya kabur entah ke mana," Dikutip dari sumber berita.

Kepergian pemilik WO yang diduga membawa dana senilai miliaran rupiah tersebut kini menjadi fokus penyelidikan pihak kepolisian. Langkah hukum ini diambil sebagai upaya untuk mendapatkan keadilan atas kerugian finansial yang dialami oleh pihak kliennya.