HOTNEWS.ID - Tim Nasional Voli Indonesia bersiap menghadapi tantangan berikutnya di SEA V Cup 2026 leg 2 melawan Filipina. Pertandingan krusial ini akan menentukan juara Pool A dalam turnamen yang diselenggarakan di Jakarta International Velodrome.
Laga melawan Filipina dijadwalkan berlangsung pada hari Jumat, 24 Juli. Kemenangan atas Kamboja dengan skor telak 3-0 pada pertandingan sebelumnya telah menempatkan Indonesia di puncak klasemen Pool A dengan raihan tiga poin.
Sebelumnya, Kamboja dijadwalkan bertanding melawan Filipina pada hari Kamis, 23 Juli. Hasil pertandingan tersebut akan sangat menentukan nasib Kamboja dalam melaju ke babak semifinal turnamen ini.
Apabila Kamboja kembali menelan kekalahan dari tim Filipina, maka mereka dipastikan tersingkir dari SEA V Cup 2026 leg 2. Sementara itu, Filipina akan mengamankan satu tempat di babak semifinal.
Meski memiliki peluang besar untuk lolos ke semifinal, pelatih Reidel Toiran mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi fisik para pemain Timnas Voli Indonesia. Kelelahan pasca leg pertama di Filipina disebut menjadi perhatian utama.
"Tadi dibilang masih ada kurang, masih ada kurang. Kalau dari tadi, impresi pertama kita lihat yang kurang fisiknya. Masih belum maksimal," ujar Toiran usai pertandingan melawan Kamboja.
Masalah kebugaran fisik ini, menurut Toiran, terlihat mempengaruhi performa para pemain, termasuk Farhan Halim dan rekan-rekannya. Mereka dinilai bermain kurang lepas saat menghadapi Kamboja.
"Karena masih ragu dari fisik, kondisi fisik. Karena poin-poin kita ada yang gagal, atau terlambat, atau dari power, itu (disebabkan) dari kondisi fisik," jelas Toiran.
Dikutip dari CNN Indonesia, pelatih menekankan bahwa beberapa kesalahan dalam pengumpulan poin, seperti keterlambatan reaksi atau kurangnya kekuatan, berakar pada kondisi fisik pemain yang belum optimal.