HOTNEWS.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengkonfirmasi telah melaksanakan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel). Operasi ini merupakan tindak lanjut dari proses penyelidikan tertutup yang telah dilaksanakan oleh lembaga antirasuah tersebut.

Dalam operasi senyap tersebut, total terdapat sepuluh orang yang berhasil diamankan oleh tim penyidik KPK. Penangkapan ini tersebar di dua wilayah berbeda yang menjadi fokus operasi mereka.

Salah satu nama yang turut diamankan dalam rangkaian penangkapan tersebut adalah Bupati Muara Enim, Edison. Penangkapan terhadap kepala daerah ini menjadi sorotan utama dalam perkembangan kasus ini.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan operasi yang telah dilakukan. Ia membenarkan adanya kegiatan penindakan yang dilakukan oleh tim KPK.

"Dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sepuluh orang di wilayah Jakarta dan Sumatera Selatan," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan pada hari Senin, 8 Juni 2026.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa lokasi penangkapan tidak hanya terpusat di Muara Enim, tetapi juga melibatkan wilayah ibu kota, Jakarta. Hal ini menunjukkan luasnya cakupan operasi yang dilakukan KPK.

Penangkapan sepuluh orang ini merupakan bagian dari upaya KPK dalam memberantas tindak pidana korupsi yang terjadi di daerah. Proses hukum lebih lanjut akan segera dilakukan terhadap pihak-pihak yang diamankan.

Dikutip dari berbagai sumber, operasi tangkap tangan ini dilakukan setelah adanya informasi mengenai dugaan tindak pidana yang sedang diselidiki secara tertutup oleh KPK.

Dilansir dari berbagai media, detail mengenai kasus yang melatarbelakangi penangkapan tersebut belum dipublikasikan secara rinci oleh KPK saat konferensi pers singkat tersebut. Pihak KPK berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut seiring berjalannya proses penyidikan.