HOTNEWS.ID - Sebuah insiden serius mengguncang dunia olahraga menembak di Surabaya menyusul terungkapnya dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang mantan pengurus Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Surabaya. Pelaku diketahui berinisial JL.

Korban dari dugaan pelecehan ini adalah seorang atlet muda berinisial DS yang usianya masih 15 tahun. Ironisnya, tindakan tidak terpuji ini dilaporkan telah terjadi sebanyak enam kali.

Peristiwa ini mulai terungkap setelah pihak keluarga korban melakukan pendampingan, di mana kronologi awal hubungan antara korban dan pelaku terjalin pada akhir tahun 2024 atau awal tahun 2025.

DS mulai menekuni olahraga menembak dan secara rutin berlatih, didampingi oleh orang tuanya pada masa awal perkenalan tersebut.

Namun, karena muncul kendala tertentu dalam proses pendampingan latihan, orang tua korban memutuskan untuk menitipkan DS kepada JL yang saat itu menjabat sebagai pelatih. Kepercayaan penuh ini diberikan agar JL dapat mendampingi dan mengantar korban hingga pulang.

Sayangnya, kepercayaan besar yang diberikan oleh orang tua korban justru disalahgunakan oleh JL dengan melakukan aksi pelecehan seksual terhadap atlet yang berada di bawah pengawasannya.

Informasi mengenai kasus ini dikonfirmasi oleh kerabat korban. "Korban dan pelaku diketahui pertama kali kenal pada akhir tahun 2024 atau awal tahun 2025," ujar paman korban yang berinisial E.

Paman korban juga menjelaskan lebih lanjut mengenai bagaimana kepercayaan itu disalahgunakan. "Namun kepercayaan itu ternyata disalahgunakan oleh pelaku dengan melakukan pelecehan," kata E.

Dilansir dari detikjatim pada hari Jumat, 12 Juni 2026, detail mengenai rentetan kejadian pelecehan yang dialami DS telah menjadi perhatian publik dan pihak berwenang.