HOTNEWS.ID - Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Mesir melawan Argentina memasuki fase krusial di babak kedua. Tepatnya pada menit ke-67, Mesir berhasil menambah keunggulan mereka menjadi 2-0, memanfaatkan lengahnya pertahanan lawan.
Setelah tertinggal satu gol, Argentina meningkatkan intensitas serangan mereka dengan tujuan menyamakan kedudukan. Namun, upaya Argentina yang tampak terburu-buru justru membuka celah besar bagi serangan balik cepat dari kubu Mesir.
Gol pertama Mesir sempat tercipta pada menit ke-58 melalui kaki Zico, yang memanfaatkan umpan dari Mohammed Salah. Gol ini sempat membuat publik menahan napas karena memerlukan tinjauan dari Video Assistant Referee (VAR).
Tinjauan VAR kemudian membatalkan gol tersebut karena terdeteksi adanya pelanggaran yang dilakukan oleh Marwan Attia terhadap Lisandro Martinez sebelum serangan balik itu dibangun. Akibatnya, hadiah tendangan bebas diberikan kepada Argentina.
Eksekusi tendangan bebas yang diambil oleh Lionel Messi gagal membuahkan hasil karena mampu dimentahkan secara efektif oleh barisan pertahanan Mesir. Situasi ini menunjukkan soliditas lini belakang tim Mesir saat menghadapi tekanan tinggi.
Namun, ketika Argentina sedang gencar menyerang, Mesir kembali melancarkan serangan balik mematikan pada menit ke-67. Kali ini, gol kedua berhasil dicetak oleh Zico, dan kali ini keputusan VAR mengesahkan gol tersebut.
Pola gol kedua ini hampir serupa dengan upaya sebelumnya, yakni mengandalkan kecepatan serangan balik. Bola dari Salah diteruskan kepada Hassiem Hassan, yang kemudian memberikan umpan matang kepada Zico untuk menaklukkan kiper Emiliano Martinez.
Kondisi ini membuat Argentina semakin tertekan, tertinggal dua gol tanpa balas di babak kedua pertandingan penting ini. Zico kembali menjadi sorotan utama setelah mencatatkan namanya di papan skor untuk kedua kalinya dalam laga tersebut.
Dilansir dari CNN Indonesia, momen krusial ini terjadi setelah jeda pertandingan, di mana Argentina berusaha keras mengejar ketertinggalan. Sayangnya, momentum tersebut justru dimanfaatkan secara efektif oleh skuad Mesir.