HOTNEWS.ID - Polda Sumatera Selatan (Sumsel) secara konsisten berupaya memperkuat stabilitas keamanan serta ketahanan sosial di tengah masyarakat. Upaya ini dilakukan dengan mengedepankan pendekatan yang lebih humanis dan membumi, memanfaatkan kearifan lokal yang sudah mengakar.
Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah pelaksanaan Program Sambang Kopi Keliling, yang populer dikenal sebagai 'Bang Kopling'. Inisiatif ini digagas dan dilaksanakan langsung oleh Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Lubuklinggau.
Kegiatan sosialisasi strategis ini secara spesifik dipusatkan di salah satu titik keramaian publik, yakni Terminal Kalimantan, yang berlokasi di Kota Lubuklinggau. Program ini menjadi jembatan komunikasi antara aparat kepolisian dengan elemen masyarakat setempat.
Kasat Binmas Polres Lubuklinggau, AKP Nyoman Sutrisno, menjelaskan bahwa Program Bang Kopling memiliki fungsi krusial sebagai sarana yang sangat efektif. Program ini dirancang untuk membangun komunikasi dua arah yang solid antara Polri dengan warga binaannya.
"Kegiatan Bang Kopling menjadi ruang komunikasi yang sangat efektif untuk mendengar aspirasi masyarakat secara langsung," ujar AKP Nyoman Sutrisno.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga ketertiban lingkungan sehari-hari. Oleh karena itu, sosialisasi layanan darurat menjadi fokus utama dalam interaksi tersebut.
"Kami mengimbau seluruh warga agar tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila menemukan gangguan kamtibmas maupun situasi darurat lainnya," tambah AKP Nyoman Sutrisno.
Poin penting lain yang ditekankan adalah bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi semata, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa. Hal ini disampaikan pada hari Senin, 8 Juni 2026.
"Keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang harus kita jaga melalui sinergi dan kepedulian," tutup AKP Nyoman Sutrisno.