HOTNEWS.ID - Pemerintah Kota Tangerang secara resmi telah merilis daftar institusi pendidikan swasta yang akan terlibat dalam program sekolah gratis di wilayahnya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan matang menyambut tahun ajaran baru mendatang.

Total sebanyak 142 sekolah yang terdiri dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) telah menyatakan kesiapannya untuk membuka kuota penerimaan siswa tanpa membebankan biaya operasional. Hal ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Tangerang yang mencari pilihan pendidikan berkualitas.

Kepastian ini terkait langsung dengan agenda Penerimaan Masyarakat Bersekolah (PMB) yang dijadwalkan akan diselenggarakan untuk tahun ajaran 2026 mendatang. Jadwal ini memberikan waktu bagi orang tua untuk merencanakan proses pendaftaran anak-anak mereka.

Program ini bertujuan memberikan kepastian bagi masyarakat Kota Tangerang yang selama ini mencari opsi pendidikan swasta namun terbentur oleh masalah biaya operasional. Dengan adanya inisiatif ini, akses pendidikan diharapkan menjadi lebih merata.

Dilansir dari INFOTREN.ID, pengumuman ini merupakan tindak lanjut dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu serta pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga kota. Program ini dinilai krusial untuk mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Kepala Dinas Pendidikan setempat, yang tidak disebutkan namanya dalam sumber berita, memberikan penekanan bahwa sekolah-sekolah yang berpartisipasi telah melalui verifikasi ketat. Verifikasi ini memastikan bahwa standar kualitas pendidikan tetap terjaga meskipun siswa dibebaskan dari biaya operasional.

"Total terdapat 142 sekolah yang terdiri dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang membuka kuota tanpa biaya operasional," ujar salah seorang perwakilan Pemkot Tangerang. Pernyataan ini menegaskan skala partisipasi institusi swasta dalam program tersebut.

Dengan adanya skema sekolah gratis ini, diharapkan beban finansial keluarga dapat berkurang secara signifikan, memungkinkan mereka untuk fokus pada kebutuhan pendidikan non-biaya lainnya. Proses pendaftaran PMB tahun 2026 diharapkan berjalan lancar berkat persiapan yang matang ini.

Program ini menunjukkan upaya konkret pemerintah dalam memastikan setiap anak di Tangerang mendapatkan haknya atas pendidikan yang layak, terlepas dari latar belakang ekonomi orang tua mereka. Ini menjadi tolok ukur keberhasilan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta.