HOTNEWS.ID - Bintang timnas Polandia, Robert Lewandowski, baru-baru ini memberikan penilaian yang jujur mengenai penampilan bintang muda timnas Spanyol, Lamine Yamal, dalam gelaran Piala Dunia 2026 yang baru saja berakhir. Penilaian ini disampaikan setelah Spanyol berhasil meraih trofi Piala Dunia pertamanya.

Pencapaian bersejarah diraih oleh timnas Spanyol setelah mereka berhasil mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan final yang digelar di Stadion New Jersey. Kemenangan ini mengantarkan mereka meraih gelar juara dunia untuk pertama kalinya.

Lamine Yamal, yang baru berusia 19 tahun, menjadi salah satu pemain kunci di lini serang La Furia Roja. Pelatih Luis de la Fuente mempercayakan posisinya sebagai starter di sisi kanan serangan timnas Spanyol selama turnamen tersebut.

Selama kampanye Piala Dunia 2026, Yamal berhasil menyumbangkan kontribusi yang signifikan bagi timnya dengan mencetak satu gol dan memberikan satu assist. Statistik ini menunjukkan perannya dalam upaya mencetak gol tim Matador.

Namun, Robert Lewandowski, yang juga pernah menjadi rekan setim Yamal di Barcelona, berpendapat bahwa performa pemain muda tersebut belum mencapai puncak kehebatannya. Menurutnya, aksi terbaik Yamal justru terlihat pada ajang Piala Eropa 2024.

"Jujur, tidak, kita tidak melihat versi terbaik dia. Bagi saya, Lamine terbaik adalah dua musim lalu. Dia datang ke Piala Dunia setelah cedera dan tanpa ritme, sulit untuk tampil seperti itu," ujar Lewandowski, seperti dikutip dari beIN Sports.

Meskipun demikian, kontribusi Yamal tidak bisa diremehkan. Selain gol dan assist, ia juga mencatatkan 35 dribel sukses sepanjang turnamen Piala Dunia 2026.

Aksi-aksi individu Yamal di sisi kanan serangan timnas Spanyol dilaporkan kerap merepotkan barisan pertahanan lawan. Hal ini secara tidak langsung turut membuka ruang bagi rekan-rekan setimnya untuk menciptakan peluang.

"Tetapi dia menunjukkan kualitas dan tim membantunya, dan dia juga membantu tim. Kerja sama itu sempurna," kata Lewandowski mengenai peran Yamal dalam tim.