HOTNEWS.ID - Apa yang Terjadi?

Pada hari Rabu, 8 Juli 2026, pasar saham Indonesia mengalami tekanan signifikan yang tercermin dari penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 1,89% hingga ditutup di level 5.873,37. Meskipun demikian, terjadi aksi beli selektif oleh investor asing pada saham-saham unggulan (blue chip) tertentu.

Siapa yang Terlibat?

Investor asing menjadi aktor utama dalam pergerakan pasar ini, meskipun secara agregat mereka mencatatkan nilai jual bersih (net sell) di seluruh pasar sebesar Rp689,3 miliar. Secara spesifik, saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi primadona dengan pembelian bersih asing mencapai Rp251,9 miliar.

Bagaimana Aksi Investor Tersebut?

Aksi beli selektif ini terlihat jelas pada saham-saham kapitalisasi besar, di mana selain BBCA, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) juga diminati dengan nilai beli bersih asing sebesar Rp41 miliar. Saham lain yang diborong termasuk PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) senilai Rp33,3 miliar, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) senilai Rp15,5 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) senilai Rp12,5 miliar.

Di Mana Hal Ini Terjadi?

Aktivitas perdagangan ini terjadi di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menjadi lokasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pergerakan indeks sepanjang hari Rabu tersebut berada dalam rentang ketat antara 5.872,02 hingga 5.984,47.

Kapan Ini Terjadi?