HOTNEWS.ID - Sebuah video yang menampilkan sekelompok pemuda melakukan aksi pengejaran terhadap individu yang diduga waria telah menyebar luas di media sosial. Kejadian ini dilaporkan terjadi di beberapa lokasi berbeda di wilayah Kota Bogor.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat beberapa pemuda berlarian mengejar sesosok tubuh yang diidentifikasi sebagai diduga waria. Aksi kejar-kejaran ini terekam berlangsung pada malam hari di sebuah area gang sempit.

Pemandangan serupa juga terekam di sekitar lapak para pedagang di kawasan pasar. Sekelompok pemuda kembali terlihat mengejar diduga waria di tengah keramaian area tersebut.

Bahkan, dalam salah satu momen yang tertangkap kamera, seorang pemuda tampak melakukan upaya penendangan terhadap diduga waria, meskipun upaya tersebut berhasil dihindari. Aksi ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi kekerasan yang terjadi.

Menanggapi viralnya video tersebut, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, angkat bicara. Beliau menyampaikan pesan penting kepada seluruh masyarakat Kota Bogor terkait insiden ini.

"Saya mengimbau kepada seluruh warga Kota Bogor untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri," ujar Bima Arya Sugiarto.

Lebih lanjut, Bima Arya mengingatkan bahwa setiap permasalahan hendaknya diselesaikan melalui jalur hukum yang berlaku di Indonesia. Tindakan represif seperti sweeping ditekankan tidak dibenarkan.

"Setiap permasalahan harus diselesaikan melalui jalur hukum dan tidak dibenarkan melakukan tindakan main hakim sendiri," tegas Bima Arya Sugiarto.

Pesan dari Wali Kota Bogor ini bertujuan untuk menjaga ketertiban umum dan mencegah terjadinya tindakan kekerasan yang tidak sesuai dengan prinsip hukum dan kemanusiaan.