HOTNEWS.ID - Sebuah penemuan mengejutkan terjadi di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu sore menjelang akhir pekan. Sesosok jenazah laki-laki ditemukan mengapung di aliran Sungai Cisadane yang melintasi Desa Cibeteung Muara, Kecamatan Ciseeng.

Penemuan ini bermula dari aktivitas rutin warga yang sedang mencari nafkah atau melakukan penebangan di kawasan bantaran sungai. Warga setempat yang sedang sibuk menebang pohon bambu tiba-tiba dikejutkan dengan pemandangan yang tidak lazim di tengah alur sungai.

Kejadian ini kemudian segera dilaporkan kepada pihak berwenang setempat. Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah, mengonfirmasi adanya penemuan mayat pria di lokasi tersebut pada hari Sabtu.

"Pada hari ini telah ditemukan sesosok mayat di aliran Sungai Cisadane, tepatnya di Jembatan Cisarum," ujar Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah, Sabtu (27/6/2026).

Menurut keterangan resmi dari kepolisian, insiden tragis ini terungkap sekitar pukul 14.00 WIB. Waktu penemuan yang terjadi pada siang hari ini menunjukkan adanya aktivitas warga di sekitar lokasi saat jenazah tersebut terlihat.

Adapun saksi mata utama yang pertama kali melihat jasad tersebut adalah seorang warga bernama Rosid. Pria tersebut sedang melakukan penebangan pohon bambu di dekat titik penemuan ketika ia melihat adanya objek yang mencurigakan mengambang di sungai.

Penemuan yang dilakukan oleh Rosid ini kemudian menjadi titik awal bagi pihak kepolisian untuk melakukan evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut mengenai identitas serta penyebab kematian korban. Proses identifikasi dan otopsi kini menjadi fokus utama aparat berwenang.

Dikutip dari Kompol Maman Firmansyah, kronologi penemuan disampaikan lebih rinci. "Saat itu, warga bernama Rosid sedang menebang bambu di dekat lokasi," kata Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah, Sabtu (27/6/2026).

Saat ini, pihak kepolisian dari Polsek Parung bersama tim forensik terus melakukan upaya identifikasi terhadap jenazah pria tanpa identitas yang ditemukan di Sungai Cisadane tersebut. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk turut memberikan informasi jika ada keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya.