HOTNEWS.ID - Perayaan keagamaan umat Hindu di Provinsi Jambi kembali digelar dengan khidmat menyambut Hari Raya Kuningan. Momen ini menandai puncak dari rangkaian perayaan suci yang telah berlangsung sebelumnya.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dan penutup dari rangkaian perayaan Hari Raya Galungan yang memiliki makna mendalam bagi umat Hindu setempat. Kuningan dipercaya sebagai hari turunnya para dewa ke bumi setelah melalui perayaan Galungan.

Pelaksanaan persembahyangan Hari Raya Kuningan ini terpusat di berbagai tempat ibadah, termasuk Pura Jambi, sebagai pusat kegiatan keagamaan Hindu di wilayah tersebut. Hal ini menunjukkan komitmen umat dalam menjalankan ritual tahunan mereka.

Umat Hindu di Jambi secara kolektif berpartisipasi dalam ritual penyucian diri dan pemujaan kepada Sang Hyang Widhi Wasa. Fokus utama perayaan adalah memohon keselamatan dan kesejahteraan bersama.

Prosesi Kuningan ini identik dengan persiapan sesajen khusus yang dipersembahkan sebagai wujud syukur atas karunia yang telah diterima. Persiapan ini melibatkan partisipasi aktif dari seluruh anggota keluarga dan komunitas Hindu.

Dilansir dari sumber berita, perayaan Kuningan ini merupakan bagian integral dari siklus keagamaan yang harus dilaksanakan dengan penuh keyakinan. Hal ini menegaskan pentingnya keberlangsungan tradisi spiritual.

Dalam konteks Jambi, perayaan ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama umat Hindu. Kebersamaan dalam menjalankan ibadah memperkuat rasa kekeluargaan di tengah masyarakat.

Perayaan ini secara khusus dilaksanakan pada hari ke-10 setelah Hari Raya Galungan. Penetapan waktu ini dilakukan berdasarkan perhitungan kalender Saka yang menjadi acuan utama dalam penetapan hari-hari besar Hindu.

Adapun makna filosofis dari Hari Raya Kuningan adalah sebagai hari untuk memuliakan para dewa, roh leluhur, dan para pahlawan yang telah berjuang demi kebaikan. Ini adalah momen refleksi spiritual yang penting.