HOTNEWS.ID - Kabar mengejutkan datang dari kubu Timnas Argentina menjelang laga penutup Grup J Piala Dunia 2026. Pelatih Lionel Scaloni telah mengonfirmasi bahwa bintang utama mereka, Lionel Messi, tidak akan masuk dalam daftar pemain inti.

Keputusan ini diambil menjelang pertandingan krusial melawan Yordania yang akan berlangsung di Dallas. Messi, yang saat ini berusia 39 tahun, akan memulai pertandingan tersebut dari bangku cadangan.

Messi saat ini memimpin perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 dengan mengemas total lima gol dari dua laga fase grup yang telah dimainkan. Torehan ini termasuk dua golnya yang dicetak saat Argentina menghadapi Austria.

Pencapaian gemilang Messi tersebut juga menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sejarah turnamen Piala Dunia, sebuah rekor yang patut dibanggakan oleh sang kapten.

Pelatih Scaloni menegaskan bahwa keputusan untuk mengistirahatkan sang megabintang murni merupakan bagian dari strategi rotasi tim. Hal ini dilakukan bukan disebabkan oleh adanya masalah cedera yang dialami oleh sang pemain veteran tersebut.

"Leo [Messi] kemungkinan besar baru akan masuk di babak kedua," ujar Scaloni dalam konferensi pers menjelang pertandingan, seperti dilansir ESPN.

Scaloni melanjutkan bahwa keputusan ini sudah didiskusikan dan disepakati bersama dengan Messi demi menjaga ritme permainan sang pemain. "Kami sudah berbicara dan sepakat bahwa opsi ini adalah yang terbaik, tetapi tentu saja penting juga bagi dirinya untuk tetap menjaga ritme dan kompetitif bertanding," imbuh dia.

Pelatih berusia 48 tahun tersebut juga mengingatkan bahwa rotasi ini tidak secara otomatis menentukan kerangka utama skuad Argentina untuk babak 32 besar mendatang. Argentina tetap menargetkan kemenangan penuh dalam laga kontra Yordania.

Scaloni juga memberikan pandangan terhadap calon lawan mereka di laga pamungkas grup. "Yordania adalah lawan yang bagus. Target kami adalah menguasai bola dan mendominasi permainan lewat penguasaan bola. Lini depan mereka sangat cepat, dan kami harus mengantisipasi hal itu," jelas pelatih berusia 48 tahun ini.