HOTNEWS.ID - Kebakaran hutan yang mengkhawatirkan kini meluas di dua negara Eropa, Prancis dan Spanyol, menimbulkan dampak signifikan terhadap kehidupan warga. Situasi darurat ini telah menyebabkan evakuasi besar-besaran bagi ratusan ribu penduduk di kedua wilayah tersebut.
Pada Sabtu (25/7/2026), api yang membakar pesisir barat daya Prancis dilaporkan merambat dengan cepat ke arah daratan, mengancam kawasan Bordeaux. Ribuan warga yang bermukim di pinggiran kota ini terpaksa meninggalkan kediaman mereka demi keselamatan.
Otoritas Prancis telah mengambil langkah drastis dengan mengumumkan darurat nasional di Spanyol untuk mengatasi meluasnya kebakaran hutan. Keputusan ini diambil untuk mengkoordinasikan upaya penanggulangan bencana secara lebih efektif.
Situasi kebakaran hutan di Prancis bahkan telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Hal ini diungkapkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Prancis, Sebastien Lecornu, melalui sebuah pernyataan di platform X.
"Kebakaran yang melanda negara kita telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya," demikian ungkap Menteri Dalam Negeri Prancis, Sebastien Lecornu, di platform X.
Perluasan api di Prancis ini terjadi di tengah upaya pemadaman yang intensif. Namun, kondisi cuaca dan vegetasi kering menjadi tantangan besar bagi para petugas pemadam kebakaran.
Sementara itu, di Spanyol, pemerintah mengumumkan status darurat nasional sebagai respons atas meluasnya kobaran api. Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani krisis kebakaran hutan yang sedang berlangsung.
Dikutip dari Reuters, situasi ini menyoroti kerentanan wilayah tersebut terhadap bencana alam, terutama saat musim panas yang kering dan panas. Upaya kolaboratif antarlembaga menjadi kunci untuk mengendalikan api.
Evakuasi ratusan ribu warga di Prancis dan Spanyol menjadi bukti nyata betapa parahnya dampak kebakaran hutan ini. Keselamatan publik menjadi prioritas utama dalam menghadapi situasi krisis ini.