HOTNEWS.ID - Timnas Prancis harus mengubur impian melangkah ke final Piala Dunia 2026 setelah takluk dari Spanyol pada laga semifinal. Pertandingan krusial tersebut digelar di Stadion Dallas pada Rabu (15/7) dini hari WIB.

Kekalahan ini membuat pelatih Prancis, Didier Deschamps, secara terbuka mengakui bahwa kualitas timnya tidak mampu menyaingi permainan Spanyol pada pertandingan tersebut. Ia menyatakan timnya tidak tampil pada level optimal yang dibutuhkan.

"Kami tidak cukup baik untuk mengendalikan keadaan. Kami tidak dapat menemukan solusi," ungkap Deschamps, seperti dikutip dari ESPN. Pernyataan ini menjadi refleksi atas performa Les Bleus yang dinilai kurang greget.

Deschamps mengakui bahwa Spanyol menampilkan permainan yang sangat baik, terutama dalam aspek pertahanan. Ia juga memuji upaya keras tim lawan yang mampu mendikte jalannya pertandingan.

"Ada juga banyak hal yang patut dipuji dari pihak lawan," tambahnya. Deschamps menegaskan bahwa ia tidak ingin meremehkan pencapaian timnya sebelumnya, namun mengakui kelemahan di laga krusial.

"Dalam pertandingan seperti ini, melawan tim seperti Spanyol, Anda harus berada di level maksimal. Prancis tidak berada di level itu malam ini," tegasnya. Pengakuan ini menunjukkan kesadaran penuh atas performa yang ditampilkan anak asuhnya.

Spanyol berhasil membuka keunggulan pada menit ke-22 melalui eksekusi penalti Mikel Oyarzabal. Penalti tersebut diberikan setelah Lamine Yamal dilanggar oleh Lucas Digne di dalam kotak terlarang.

Gol kedua bagi La Furia Roja tercipta di babak kedua, tepatnya pada menit ke-58. Pedro Porro berhasil menyelesaikan sebuah kombinasi apik dengan rekan-rekannya untuk menggandakan keunggulan Spanyol.

Spanyol secara konsisten mampu memaksa Prancis melakukan kesalahan, sehingga permainan Les Bleus tidak dapat berkembang. Ritme permainan Spanyol yang dominan membuat Kylian Mbappe dan kawan-kawan kesulitan.