HOTNEWS.ID - Perhelatan babak penyisihan Grup E Piala Dunia 2026 telah mencapai puncaknya pada hari pertandingan terakhir di Jakarta. Hasil yang didapat menunjukkan kejutan di mana Ekuador berhasil menumbangkan Jerman dengan skor akhir 2-1.
Sementara itu, di laga lain Grup E yang berlangsung bersamaan, Pantai Gading sukses meraih kemenangan telak 2-0 atas tim juru kunci, Curacao. Hasil ini menciptakan dinamika menarik dalam penentuan klasemen akhir grup tersebut.
Meskipun menelan kekalahan dramatis dari Ekuador, Tim Nasional Jerman secara resmi keluar sebagai juara dari Grup E Piala Dunia 2026. Peringkat kedua ditempati oleh Pantai Gading, yang efektif mengamankan satu tempat tersisa untuk lolos dari grup.
Profil Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang Terkuak: Bukan Pejabat, Melainkan Wiraswasta
Jerman dan Pantai Gading sama-sama menutup fase grup dengan koleksi enam poin sempurna. Penentuan posisi teratas akhirnya jatuh kepada Jerman karena keunggulan dalam rekor pertemuan langsung atau head-to-head melawan Pantai Gading.
"Tim asuhan Julian Nagelsmann unggul head-to-head," demikian disampaikan dalam analisis pertandingan tersebut merujuk pada hasil pertemuan sebelumnya. Jerman sebelumnya berhasil mengalahkan Curacao dan Pantai Gading dalam dua laga awal mereka.
Di sisi lain, Pantai Gading meraih dua kemenangan penting mereka saat menghadapi Curacao dan Ekuador, yang mengantarkan mereka mengumpulkan total enam poin yang sama dengan Jerman. Namun, kekalahan dari Jerman di pertemuan sebelumnya menjadi penentu posisi kedua.
Ekuador, yang menempati posisi ketiga klasemen akhir, berhasil mengumpulkan total empat poin. Raihan poin ini didapat dari satu kali kemenangan, satu kali hasil imbang, dan satu kali kekalahan sepanjang fase grup.
Dengan empat poin yang mereka kumpulkan, Ekuador dipastikan melaju ke babak gugur atau babak 32 besar sebagai salah satu dari tim peringkat ketiga terbaik yang berhak lolos. Ini menjadi kabar gembira bagi perwakilan Amerika Selatan tersebut.
Sementara itu, Curacao harus mengemasi koper lebih awal setelah mengakhiri perjalanannya di Piala Dunia 2026 tanpa kemenangan. Mereka hanya mampu mengoleksi satu poin tunggal yang didapat dari hasil imbang melawan Ekuador.