HOTNEWS.ID - Taipan terkemuka Indonesia, Prajogo Pangestu, tengah merancang strategi ekspansi bisnis yang signifikan dengan merambah sektor pertambangan batu bara dan energi bersih. Langkah ini menandai diversifikasi portofolio usahanya di luar lini bisnis utamanya yang bergerak di bidang petrokimia.

Diversifikasi ini menunjukkan ambisi Prajogo Pangestu untuk memperluas jangkauan bisnisnya di sektor-sektor yang memiliki prospek pertumbuhan menjanjikan di masa depan. Meskipun kontribusi sektor energi bersih dan batu bara terhadap kekayaannya belum sebesar segmen petrokimia, langkah ini dipandang sebagai investasi strategis jangka panjang.

Prajogo Pangestu, yang menempati posisi sebagai orang terkaya kedua di Indonesia berdasarkan laporan Forbes Juli 2026, telah membangun kerajaan bisnisnya melalui beberapa pilar utama. Kendaraan bisnis utamanya mencakup PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) yang berfokus pada pertambangan.

Selain itu, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) menjadi tulang punggung bisnisnya di sektor energi, sementara PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) menjadi motor penggerak utama dalam segmen petrokimia. Ketiga perusahaan ini menjadi fondasi utama kekayaan Prajogo Pangestu.

"Taipan Prajogo Pangestu sedang melakukan ekspansi besar-besaran mengembangkan diversifikasi bisnis di luar segmen petrokimia, yakni di sektor pertambangan batu bara dan energi bersih yang sejauh ini kontribusinya belum sebesar petrokimia," demikian informasi yang disampaikan.

Dalam struktur kepemilikan, Prajogo Pangestu memegang kendali mayoritas di perusahaan-perusahaan tersebut. Ia secara langsung menggenggam saham sebesar 84,97% di PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN).

Selanjutnya, kepemilikan Prajogo Pangestu di PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) mencapai 71,36%, menegaskan posisinya sebagai pemegang saham pengendali di perusahaan energi tersebut.

Sementara itu, di PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA), Prajogo Pangestu memiliki porsi kepemilikan sebesar 5,03%. Meskipun persentase ini lebih kecil dibandingkan dua perusahaan lainnya, TPIA tetap menjadi bagian penting dari portofolio bisnisnya.

Dikutip dari Bisnis.com, fokus baru pada energi bersih dan batu bara ini diharapkan dapat memperkuat posisi Prajogo Pangestu di lanskap bisnis Indonesia yang terus berkembang.