HOTNEWS.ID - Perusahaan farmasi terkemuka, Eli Lilly & Co., baru-baru ini mengumumkan perkembangan signifikan terkait obat suntik penurun berat badan generasi terbaru mereka, retatrutide. Hasil studi terbaru menunjukkan bahwa obat ini tidak meningkatkan risiko penyakit jantung secara keseluruhan pada pasien yang menggunakannya.

Temuan ini sangat krusial karena bertujuan untuk meredakan kekhawatiran yang sempat muncul mengenai potensi efek samping obat terhadap irama jantung. Uji klinis ini secara spesifik mengevaluasi keamanan kardiovaskular retatrutide pada populasi pasien obesitas yang juga memiliki riwayat penyakit jantung.

"Hasil ini membantu meredakan kekhawatiran yang masih tersisa mengenai potensi obat tersebut menjelang peninjauan oleh regulator," demikian disampaikan oleh pihak Eli Lilly & Co. dalam pernyataannya.

Sebelumnya, studi awal sempat menimbulkan pertanyaan terkait kemungkinan adanya gangguan irama jantung yang dipicu oleh penggunaan obat tersebut. Namun, data terbaru ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas dan meyakinkan.

Selain itu, hasil studi baru lainnya yang melibatkan pasien obesitas dengan kondisi diabetes juga menunjukkan hasil yang positif. Kombinasi temuan ini semakin memperkuat potensi retatrutide sebagai obat yang menjanjikan dengan prospek penjualan yang sangat besar di pasar farmasi global.

Meskipun demikian, ada penundaan dalam proses pengajuan persetujuan obat ini kepada regulator di Amerika Serikat. Eli Lilly & Co. berencana mengajukan permohonan persetujuan kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) pada awal tahun depan.

"Pada Kamis, perusahaan mengatakan berencana mengajukan permohonan persetujuan kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) pada awal tahun depan," demikian informasi yang dirilis oleh perusahaan.

Penundaan ini berbeda dari perkiraan beberapa analis Wall Street yang sebelumnya memprediksi pengajuan tersebut akan dilakukan sebelum akhir tahun 2026.

Alasan utama di balik penundaan ini adalah rencana Eli Lilly untuk mengajukan retatrutide melalui jalur persetujuan yang dikenal sebagai Biologics License Application (BLA). Jalur BLA ini umumnya digunakan untuk produk biologis yang lebih kompleks, seperti vaksin dan terapi gen.