HOTNEWS.ID - The International Islamic Forum for Science, Technology, and Human Resources Development (IIFTIHAR) kembali menggelar sebuah acara penting bertajuk Leaders Forum. Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara IIFTIHAR dengan detikcom.

Acara ini diselenggarakan dengan dua tujuan utama yang sangat berarti. Pertama, untuk merayakan peringatan 30 tahun berdirinya IIFTIHAR sebagai organisasi yang konsisten mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kedua, forum ini juga sekaligus menjadi momen untuk mengenang 90 tahun kelahiran Presiden ke-3 Republik Indonesia, B.J. Habibie. Momen ini dimanfaatkan untuk mendalami dan membedah visi besar beliau mengenai penguasaan teknologi di dunia Islam.

Forum yang diberi tajuk 'Connecting SDG Innovations for OIC Countries' ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Pertama IIFTIHAR, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie. Beliau memaparkan sejarah pembentukan organisasi IIFTIHAR.

"IIFTIHAR terbentuk usai konvensi internasional yang dilaksanakan pada tahun 1996 di Jeddah," ungkap Prof. Jimly Asshiddiqie.

Dalam pidatonya, Prof. Jimly Asshiddiqie turut mengisahkan peran krusial B.J. Habibie dalam proses pembentukan IIFTIHAR. Beliau menekankan betapa sentralnya kontribusi Habibie dalam meyakinkan pihak kerajaan untuk mendukung deklarasi forum tersebut.

"Pak Habibie langsung menjelaskan ke sebelahnya, the King, King Fahd. Dan kemudian King Fahd menandatangani," ujar Prof. Jimly Asshiddiqie.

Prof. Jimly Asshiddiqie menambahkan sebuah fakta sejarah yang sangat unik terkait penandatanganan deklarasi forum tersebut. "Jadi ini tidak pernah terjadi dalam sejarah, penandatanganan dilakukan di depan Ka'bah," jelas Prof. Jimly Asshiddiqie.

Acara Leaders Forum ini diselenggarakan di lokasi yang sarat makna, yaitu Habibie & Ainun Library, Jakarta. Perhelatan ini berlangsung pada hari Jumat, 24 Juli.