HOTNEWS.ID - Perhatian publik sempat tertuju pada mencuatnya nama salah satu Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda, Raffi Ahmad, terkait kasus dugaan suap di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Kementerian Sekretariat Negara (Mensesneg) akhirnya memberikan tanggapan resmi atas perkembangan isu yang melibatkan tokoh muda tersebut dalam pusaran kasus korupsi di lembaga kepabeanan itu.
Prasetyo Hadi, yang sehari-hari akrab disapa Pras, menjadi juru bicara resmi yang menyampaikan pandangan dari pihak Istana mengenai dinamika yang terjadi belakangan ini.
Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, Prasetyo Hadi memilih untuk tidak memberikan komentar yang terlalu mendalam atau spesifik mengenai detail dugaan tindak pidana korupsi yang sedang diselidiki di lingkungan DJBC Kemenkeu.
Sikap Mensesneg ini menunjukkan upaya untuk menjaga stabilitas publik di tengah bergulirnya isu sensitif yang melibatkan pejabat atau tokoh yang ditunjuk oleh pemerintah.
Alih-alih membahas secara rinci mengenai keterlibatan nama yang disebutkan, Prasetyo Hadi mengarahkan pandangan publik pada agenda prioritas pemerintah saat ini.
Beliau mengajak seluruh komponen bangsa untuk mengalihkan fokus dan energi kolektif pada upaya bersama yang tengah digalakkan untuk memperkuat pemulihan ekonomi nasional.
"Alih-alih membahas kasus tersebut, Pras mengajak seluruh elemen bangsa untuk memusatkan perhatian dan energi pada upaya bersama dalam memperkuat pemulihan ekonomi nasional saat ini," ujar Prasetyo Hadi, sebagaimana dikutip dari JAKARTAHYPE.COM.
Tanggapan santai dari Istana ini mengindikasikan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah menjaga momentum pemulihan ekonomi dari berbagai tantangan yang ada.