HOTNEWS.ID - Sebuah kasus mengejutkan terjadi di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, di mana seorang akuntan berinisial AC dilaporkan telah memalsukan laporan polisi. Tindakan ini diduga kuat dilakukan untuk mendapatkan keuntungan dari klaim asuransi.

AC membuat laporan palsu yang menyatakan dirinya menjadi korban perampokan atau begal. Dalam laporannya, ia mengklaim kehilangan sebuah laptop merek Lenovo Legion yang berharga.

Namun, penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian membongkar kebohongan tersebut. Fakta yang terungkap sangat berbeda dari narasi yang dibangun oleh AC di hadapan petugas.

Kanit Resmob Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKP George Ruben AY, memimpin langsung upaya pengungkapan kasus ini. Pihaknya berhasil mengumpulkan bukti yang secara jelas menunjukkan tidak adanya kejadian begal.

"Kami menemukan fakta bahwa AC tidak pernah dibegal," tegas AKP George Ruben AY. Pernyataan ini mengkonfirmasi bahwa seluruh cerita perampokan adalah rekayasa semata.

Lebih lanjut, terungkap bahwa laptop yang diklaim hilang tersebut sebenarnya berada di tempat yang aman. Barang elektronik itu tidak pernah dirampas oleh pelaku kejahatan seperti yang dilaporkan.

"Laptop yang diklaim raib dirampas begal ternyata ada di pusat servis kawasan Mangga Dua," ungkap AKP George Ruben AY. Lokasi ini menjadi kunci terbongkarnya modus penipuan tersebut.

AKP George Ruben AY menjelaskan lebih lanjut mengenai keberadaan barang bukti. "Laptop tersebut ternyata tidak pernah dirampas, melainkan sedang berada di pusat servis di kawasan Mangga Dua untuk menjalani proses perbaikan," terangnya dalam keterangan resmi pada Jumat, 24 Juli 2026.

Modus operandi AC ini diduga kuat bertujuan untuk mengklaim dana asuransi atas kerugian yang sebenarnya tidak pernah terjadi. Hal ini menunjukkan adanya upaya penipuan terhadap perusahaan asuransi.