HOTNEWS.ID - Swiss secara proaktif telah mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah acara penandatanganan perjanjian damai antara Amerika Serikat (AS) dan Republik Islam Iran. Tawaran ini muncul di tengah optimisme yang meningkat mengenai tercapainya kesepakatan diplomatik antara kedua negara besar tersebut.
Langkah diplomatik ini diapresiasi oleh Swiss, yang juga memberikan pujian khusus kepada Pakistan atas peran kuncinya dalam memfasilitasi komunikasi antara Washington dan Teheran. Fasilitasi ini dinilai sangat krusial dalam mendorong kemajuan menuju resolusi damai.
Momentum ini terungkap setelah adanya komunikasi tingkat tinggi antara pejabat kedua negara. Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, melakukan percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Swiss, Ignazio Cassis.
Dalam pembicaraan tersebut, kedua menteri membahas berbagai perkembangan signifikan di kawasan dan secara bersamaan menyambut baik kemajuan yang dinilai menggembirakan menuju kesepakatan AS dan Iran. Informasi ini disampaikan melalui pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Pakistan.
"Swiss sepenuhnya terlibat. Kami menjalin kontak erat dengan Amerika Serikat dan Iran," demikian pesan singkat yang dikirimkan oleh Kementerian Luar Negeri Swiss kepada AFP, menegaskan posisi aktif Bern dalam proses negosiasi.
Pertemuan antara Dar dan Cassis secara spesifik menyoroti pentingnya dukungan regional dalam menjamin keberhasilan proses perundingan antara AS dan Iran. Kedua pihak sepakat bahwa kemajuan ini harus dijaga momentumnya.
Tawaran Jenewa sebagai lokasi penandatanganan ini menunjukkan kesiapan Swiss untuk menyediakan platform netral dan kondusif bagi penyelesaian konflik internasional yang telah lama membara. Hal ini sejalan dengan reputasi Swiss sebagai mediasi global.
Menurut informasi yang diperoleh AFP dan Anadolu Agency pada Sabtu (13/6/2026), komunikasi diplomatik ini menggarisbawahi upaya berkelanjutan Pakistan untuk memastikan dialog konstruktif tetap berjalan lancar antara pihak-pihak yang bersengketa.
"Kami menyambut baik kemajuan yang menggembirakan menuju kesepakatan antara AS dan Iran," kata Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar kepada Menteri Luar Negeri Swiss Ignazio Cassis, sebagaimana tercantum dalam pernyataan Kemlu Pakistan.