HOTNEWS.ID - Kerajaan Thailand saat ini tengah diselimuti duka mendalam menyusul kabar meninggalnya salah satu anggota keluarga bangsawan senior. Putri Bajrakitiyabha Mahidol, putri sulung dari Raja Thailand, telah menghembuskan napas terakhirnya pada usia 47 tahun.
Peristiwa duka ini dikonfirmasi secara resmi oleh Istana Kerajaan Thailand. Pengumuman resmi mengenai wafatnya sang putri disampaikan oleh pihak istana pada hari Jumat, 12 Juni 2026.
Wafatnya Putri Bajrakitiyabha terjadi setelah beliau menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama periode waktu yang cukup panjang. Kondisi kesehatannya dilaporkan menurun secara signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Penyebab utama kondisi kesehatan sang putri adalah serangan infeksi perut yang serius. Infeksi tersebut menjadi komplikasi yang terus memburuk dan tidak dapat dikendalikan oleh tim medis.
Biro Rumah Tangga Kerajaan secara resmi mengeluarkan pernyataan yang merinci momen terakhir sang putri. Mereka mengabarkan bahwa Putri Bajrakitiyabha meninggal dunia dengan tenang pada Kamis malam waktu setempat.
"Putri Thailand meninggal dunia setelah lebih dari tiga tahun dirawat di rumah sakit," demikian disebutkan dalam pernyataan resmi Istana Kerajaan Thailand.
Lebih lanjut, Biro Rumah Tangga Kerajaan menjelaskan mengenai perkembangan medis yang dialami sang putri. Mereka menyatakan, "Ia menderita infeksi perut dan 'kondisinya terus memburuk', hingga ia 'meninggal dunia dengan tenang' pada Kamis malam," sebagaimana disampaikan oleh Biro Rumah Tangga Kerajaan.
Informasi mengenai berita duka ini pertama kali diterima oleh publik melalui kantor berita AFP pada hari Jumat (12/6/2026). Berita ini menjadi perhatian luas di kancah internasional mengingat status beliau sebagai putri sulung raja.
Dikutip dari AFP, pengumuman resmi mengenai wafatnya Putri Bajrakitiyabha disampaikan langsung oleh pihak istana kerajaan Thailand. Hal ini mengakhiri penantian publik mengenai perkembangan kondisi kesehatan beliau selama masa perawatan.