HOTNEWS.ID - Indonesia semakin memperkuat langkahnya menuju kemandirian di sektor farmasi melalui kolaborasi strategis dengan Tiongkok. PT Tempo Scan Pacific Tbk resmi menjalin kerja sama dengan Chia Tai Tianqing Pharmaceutical Group Co., Ltd (CTTQ), yang merupakan bagian dari Sino Biopharmaceutical Limited (SBP Group).
Kerja sama ini diwujudkan dalam pembentukan sebuah perusahaan patungan yang diberi nama PT Tempo CTTQ Biopharmaceutical Indonesia (TCBI). Langkah ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam upaya penguatan industri farmasi nasional.
Tujuan utama dari pembentukan TCBI adalah untuk secara spesifik mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pasokan obat-obatan yang saat ini masih banyak bergantung pada impor dari luar negeri.
Peresmian perusahaan patungan ini berlangsung secara khidmat di Tempo Scan Tower, Jakarta, pada hari Kamis, 24 Juli 2026. Acara penting ini menjadi saksi bisu dimulainya era baru dalam kolaborasi farmasi kedua negara.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, turut hadir dan menyaksikan langsung peresmian TCBI. Kehadirannya menunjukkan dukungan pemerintah terhadap inisiatif strategis ini.
"Pembentukan TCBI ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam penguatan industri farmasi nasional," ujar seorang perwakilan dari pihak terkait, menggarisbawahi signifikansi kolaborasi ini.
"Langkah ini secara spesifik ditujukan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pasokan obat-obatan dari luar negeri," tambahnya, menekankan pada aspek kemandirian yang menjadi fokus utama.
Kolaborasi ini membuka peluang baru bagi transfer teknologi dan pengetahuan dalam produksi obat-obatan, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas dan ketersediaan obat di Indonesia.
Pembentukan TCBI merupakan hasil dari negosiasi dan visi bersama antara kedua perusahaan untuk menciptakan solusi farmasi yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia.