HOTNEWS.ID - Penetapan waktu pelaksanaan Hari Raya Galungan merupakan sebuah aspek krusial yang harus diketahui oleh seluruh umat Hindu, khususnya yang berdomisili di Bali. Informasi jadwal ini penting sebagai landasan untuk mempersiapkan segala rangkaian ritual keagamaan yang mengiringi perayaan suci tersebut.
Perayaan sakral Galungan sejatinya dipersembahkan untuk memperingati kemenangan besar antara kekuatan Dharma, yang merepresentasikan kebaikan, melawan Adharma, yang melambangkan kejahatan. Kemenangan ini tidak hanya terjadi di alam semesta, tetapi juga dimaknai sebagai kemenangan batiniah dalam diri setiap manusia.
Dilansir dari INFOTREN.ID, salah satu hal mendasar yang membedakan penentuan waktu Galungan adalah ketidakbergantungannya pada kalender Masehi yang umum digunakan secara global. Penentuan tanggal ini sepenuhnya didasarkan pada sistem perhitungan kalender tradisional Bali, yaitu Kalender Saka.
Oleh karena itu, penentuan jadwal pasti perayaan Galungan memerlukan proses perhitungan yang sangat spesifik dan mendalam. Proses ini harus merujuk pada pedoman-pedoman keagamaan yang telah ditetapkan dan berlaku secara turun-temurun dalam tradisi Hindu Bali.
"Memahami jadwal perayaan Hari Raya Galungan merupakan hal penting bagi umat Hindu, khususnya di Bali, untuk mempersiapkan rangkaian ritual keagamaan," demikian disampaikan oleh sumber yang dikutip dari INFOTREN.ID mengenai urgensi mengetahui kalender perayaan ini.
Perayaan besar ini memiliki makna filosofis yang mendalam, yaitu sebagai momentum penguatan nilai-nilai spiritual. Lebih lanjut, perayaan ini "dirayakan untuk memperingati kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (kejahatan) dalam diri manusia dan alam semesta," menurut ulasan yang dimuat INFOTREN.ID.
Karena menggunakan sistem penanggalan yang berbeda, penentuan waktu pastinya memerlukan perhitungan khusus berdasarkan pedoman keagamaan yang berlaku, berbeda dengan kalender komersial. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran para ahli penanggalan (Pangamong/Pemangku) dalam menjaga tradisi.
Menjelang tahun 2026, umat Hindu perlu mulai menelaah prediksi waktu Galungan berdasarkan perhitungan Kalender Saka terbaru. Hal ini memastikan bahwa persiapan spiritual dan material dapat dilakukan dengan tepat waktu sesuai dengan tuntunan ajaran agama.