HOTNEWS.ID - Perjalanan pulang Paus Leo XIV dari Spanyol mengalami kendala tak terduga yang menyebabkan penundaan signifikan pada jadwal keberangkatan beliau. Peristiwa ini terjadi setelah Paus menyelesaikan rangkaian kunjungan resmi selama sepekan penuh di negara tersebut.
Apa yang terjadi adalah adanya masalah teknis mendadak yang terdeteksi pada pesawat yang seharusnya membawa Paus Leo XIV meninggalkan Tenerife. Kendala teknis ini memaksa otoritas penerbangan dan protokol kepresidenan untuk mengambil tindakan darurat demi keselamatan.
Siapa yang terdampak langsung dari insiden ini adalah Paus Leo XIV, yang harus turun kembali dari pesawat yang sudah berada di landasan pacu. Selain itu, Raja Spanyol Felipe VI juga terlibat langsung dalam momen tak terduga tersebut di lokasi keberangkatan.
Di mana kejadian ini berlangsung adalah di kawasan bandara Tenerife, Spanyol, pada hari Jumat tanggal 12 Juni 2026. Lokasi spesifik penundaan tersebut adalah tepat di landasan pacu sebelum lepas landas.
Kapan momen dramatis ini terjadi adalah pada hari Jumat, 12 Juni 2026, sesaat setelah upacara perpisahan selesai dilaksanakan. Penundaan ini terjadi pada menit-menit terakhir sebelum keberangkatan yang telah dijadwalkan.
Mengapa mereka harus kembali ke terminal adalah karena ditemukannya gangguan teknis pada pesawat maskapai Iberia yang telah disiapkan untuk penerbangan Paus. Prioritas utama adalah memastikan keamanan tertinggi bagi pemimpin tertinggi Gereja Katolik tersebut.
Bagaimana proses kembalinya terjadi melibatkan Raja Felipe VI yang sempat naik ke dalam pesawat bersama Paus sebelum keduanya memutuskan untuk turun. Setelah itu, rombongan Paus dan Raja kembali menuju terminal bandara untuk menunggu solusi teknis.
Dikutip dari AFP di lokasi, disebutkan bahwa Raja Spanyol Felipe VI baru saja mengucapkan selamat tinggal kepada Paus di landasan pacu sebelum insiden ini terjadi. Hal ini menunjukkan betapa dekatnya interaksi antara kedua pemimpin tersebut sebelum penundaan terjadi.
Lebih lanjut, keterangan yang diberikan menyebutkan bahwa Raja Felipe VI naik ke pesawat maskapai Iberia tersebut dan keduanya turun serta kembali ke terminal. Situasi ini menunjukkan respons cepat dari protokol kerajaan Spanyol dalam menangani masalah darurat tersebut.