HOTNEWS.ID - Kepolisian Resor Jeneponto, Sulawesi Selatan, berhasil mengungkap kasus tindak pidana serius yang menggemparkan wilayah tersebut. Pelaku, yang diketahui berinisial WB (30), telah diamankan pihak berwajib atas dugaan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap korban berinisial BDN (50).

Korban dalam kasus ini merupakan tante kandung dari pelaku, yang ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kekerasan seksual dan pembunuhan di kediamannya. Peristiwa tragis ini menunjukkan adanya motif pribadi yang mendasari tindakan keji tersebut.

Pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan intensif setelah menerima laporan mengenai hilangnya nyawa korban. Proses pengungkapan kasus ini memakan waktu dan melibatkan pendalaman terhadap hubungan antara pelaku dan korban.

Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Nurman Matasa, membeberkan bahwa motif utama di balik aksi keji tersebut adalah penolakan cinta dari korban terhadap pelaku. Pelaku diketahui menaruh perasaan suka terhadap tantenya sendiri.

"Motifnya itu dia suka korban. Jadi itu memang kebetulan korban statusnya janda dan pelaku WB dia juga bujang, akhirnya suka tetapi korban tidak mau," kata Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Nurman Matasa, dilansir detikSulsel, Selasa (9/6/2026).

Lebih lanjut diungkapkan bahwa pelaku melakukan tindakan nekat tersebut setelah mengonsumsi minuman keras. Kondisi ini diduga menjadi pemicu keberanian pelaku untuk melancarkan aksinya yang keji.

AKP Nurman Matasa menambahkan bahwa pelaku nekat memasuki rumah korban dalam kondisi mabuk. Tindakan ini dilakukan dengan perencanaan yang minim, didorong oleh emosi sesaat akibat penolakan yang diterimanya.

Menurut keterangan dari kepolisian, korban sempat menyadari kehadiran pelaku dan berusaha melakukan pengecekan. "Saat itu korban sempat mendengar pelaku dan melakukan mengecek ke arah belakang rumahnya," tambah AKP Nurman Matasa.

Setelah korban melakukan pengecekan, pelaku kemudian membawa korban ke dalam kamar pribadinya. Di lokasi itulah pelaku melancarkan aksi kekerasan seksual yang berujung pada pembunuhan terhadap tantenya sendiri.