HOTNEWS.ID - Sorak-sorai meriah menggema di Madrid pada Senin (20/7), saat timnas Spanyol merayakan gelar juara Piala Dunia 2026. Di tengah euforia parade juara, kapten tim, Rodri, mengambil momen untuk memberikan pembelaan terhadap rekannya, Ferran Torres, yang dinilai menerima kritik tidak adil selama turnamen.
Ferran Torres, yang merupakan pemain Barcelona, kerap tampil sebagai pemain pengganti dalam delapan pertandingan yang dilakoni Spanyol di Piala Dunia 2026. Penampilannya di beberapa laga awal dianggap kurang impresif oleh sebagian kalangan, memicu berbagai kritik terhadap ketajamannya.
Sebelum mencapai babak semifinal, Torres tercatat belum mencetak gol sama sekali, hanya menyumbangkan satu assist. Hal ini menjadi dasar bagi banyak pihak untuk menyoroti performanya yang dinilai tidak setajam saat membela klubnya.
Namun, di tengah tekanan besar tersebut, Ferran Torres justru menjelma menjadi pahlawan tak terduga bagi "La Furia Roja". Tampil sebagai pemain pengganti di laga krusial, ia berhasil mencetak gol kemenangan bagi Spanyol pada babak pertama perpanjangan waktu di partai final.
"Hari ini saya ingin mengenang seseorang yang sangat penting bagi tim ini, seorang pemain yang sering dikritik secara tidak adil dan yang hari ini menjadi bagian dari sejarah sepak bola Spanyol," ujar Rodri di hadapan sekitar 120 ribu penggemar yang memadati lokasi parade juara di Madrid.
Rodri kemudian mengajak seluruh hadirin untuk berseru, "Mari kita bernyanyi bersama: Ferran, Ferran, Ferran!" serunya, menunjukkan dukungan penuhnya terhadap sang rekan setim yang telah membuktikan diri.
Dalam pidatonya, Rodri juga tidak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para ibu yang telah melahirkan para pemain dan pelatih timnas Spanyol, serta menghormati Raja Spanyol yang hadir. "Kita adalah juara dunia. Hidup ibu yang melahirkan saya. Hidup ibu yang melahirkan mereka. Hidup raja dan hidup Spanyol," katanya dengan penuh semangat.
Pemain Manchester City ini menambahkan dengan nada bangga, "Sejujurnya, sepertinya kami memenangkan Piala Coca-Cola, tetapi kami telah memenangkan Piala Dunia. Dan berapa banyak Piala Dunia yang kami miliki? Dua!" ucapnya, merujuk pada pencapaian bersejarah Spanyol.
Pernyataan Rodri ini menjadi bukti nyata bahwa di balik sorotan tajam, ada apresiasi dan pengakuan atas kontribusi setiap pemain, termasuk mereka yang mungkin tidak selalu menjadi sorotan utama namun memegang peranan penting dalam sebuah kesuksesan tim.