HOTNEWS.ID - Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) memberikan rekomendasi strategis kepada PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) untuk membangun fasilitas pencampuran batu bara atau blending facility. Langkah ini dinilai krusial guna menjawab tantangan pasokan domestic market obligation (DMO) yang dialami PT PLN (Persero).

FH Kristiono, Ketua Bidang Kajian Batu Bara dan Renewable Energy Perhapi, mengemukakan bahwa pembangunan fasilitas tersebut sangat disarankan apabila DSI nantinya akan menjadi pelaksana utama seluruh ekspor batu bara. Fasilitas ini memiliki peran ganda yang signifikan.

Ia menegaskan bahwa keberadaan fasilitas pencampuran batu bara akan berkontribusi pada pencegahan praktik underinvoicing. Selain itu, fasilitas ini juga mampu mengatasi defisit pasokan batu bara dengan nilai kalor menengah yang sangat dibutuhkan oleh pembangkit listrik PLN maupun independent power producer (IPP).

"Sebenarnya isunya kemarin pas di Bogor, orang-orang [Ditjen] Gatrik [Kementerian ESDM] mengatakan yang persis disampaikan oleh Pak Dirjen, bahwa [PLN] kekurangan [stok batu bara] yang medium CV [caloric value/nilai kalor], kebanyakan low CV. Namun, ada beberapa yang high CV," ujar Kristiono.

Pernyataan tersebut disampaikan Kristiono dalam agenda Indonesia Coal Mining Forum yang diselenggarakan pada Rabu, 15 Juli 2026. Analisis ini menjadi dasar rekomendasi yang diberikan kepada DSI.

"Ini sebenarnya DSI itu seperti, kalau dia selesaikan masalah coal-blending facility, dia menyelesaikan dua akar masalahnya itu; underinvoicing berikut juga DMO," tegas Kristiono.

Dikutip dari Bloomberg Technoz, rekomendasi ini muncul sebagai respons terhadap kondisi pasokan batu bara yang dihadapi PT PLN (Persero). Kebutuhan akan batu bara dengan kualitas kalori menengah menjadi prioritas.

Fasilitas pencampuran batu bara memungkinkan perusahaan untuk mencampur berbagai jenis batu bara dengan nilai kalor berbeda. Tujuannya adalah untuk menghasilkan produk batu bara dengan spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan pembangkit listrik.

Dengan membangun blending facility, DSI dapat mengoptimalkan sumber daya batu bara yang ada. Hal ini penting untuk memastikan ketersediaan pasokan yang stabil dan berkualitas bagi kebutuhan domestik, khususnya untuk sektor kelistrikan.