HOTNEWS.ID - Argentina sukses meraih keunggulan sementara 2-0 atas Yordania dalam pertandingan Grup J Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan krusial ini terselenggara di Texas pada Minggu (28/6) pagi waktu WIB.

Keputusan pelatih Lionel Scaloni cukup mengejutkan karena ia memilih untuk tidak memasukkan Lionel Messi ke dalam susunan pemain inti. Sebagai gantinya, duet Lautaro Martinez dan Julian Alvarez dipercaya memimpin lini serang tim Tango.

Selain Messi, Scaloni juga mengambil langkah rotasi signifikan dengan menyimpan beberapa pilar utama. Pemain-pemain seperti Alexis Mac Allister, Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, dan Nahuel Molina terlihat memulai laga dari bangku cadangan.

Meskipun terjadi perombakan skuad inti, kualitas pemain yang diturunkan tetap mampu memberikan dominasi atas perlawanan yang diberikan oleh Yordania. Laga ini menjadi kesempatan bagi pemain pelapis untuk menunjukkan potensi mereka di hadapan publik.

Pemain yang memanfaatkan kesempatan ini dengan baik adalah Giovanni Lo Celso, yang berhasil mencetak gol pembuka pada menit ke-19. Lo Celso melepaskan tendangan bebas indah yang mengarah ke tiang jauh, berhasil mengecoh kiper Yordania, Yazeed Abu Laila.

Argentina nyaris menggandakan kedudukan pada menit ke-28 melalui sundulan Lautaro Martinez menyambut umpan silang dari Nicolas Tagliafico, namun bola tersebut hanya membentur mistar gawang.

Dalam situasi kemelut pasca kegagalan tersebut, Marcos Senesi turut menciptakan peluang melalui sundulan bola liar, namun momen krusial terjadi ketika wasit menunjuk titik putih. Keputusan penalti diambil setelah tinjauan ulang menunjukkan Senesi menerima kontak keras di bagian kepala.

Lautaro Martinez maju sebagai algojo penalti dan sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna, mengirim bola ke arah yang berlawanan dengan arah gerak kiper Yordania. Gol ini menggenapi keunggulan Argentina menjadi 2-0 sebelum turun minum.

Argentina terus menekan pertahanan Yordania hingga akhir babak pertama, menciptakan beberapa peluang tambahan melalui Nicolas Otamendi dan rekan-rekannya. Namun, skor 2-0 bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya paruh pertama pertandingan.