HOTNEWS.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi telah membuka gelaran akbar Jakarta Fair Kemayoran (JFK) tahun 2026 pada hari Kamis, 11 Juni 2026. Acara pembukaan ini diselenggarakan di Arena JIExpo Kemayoran, yang berlokasi di wilayah Jakarta Pusat.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkenan langsung memimpin prosesi pembukaan acara tahunan yang dinantikan oleh masyarakat ibu kota tersebut. Pembukaan ini menandai dimulainya perhelatan yang menggabungkan aspek perdagangan, hiburan, dan promosi ekonomi.

Dalam pidato pembukaannya, Gubernur Pramono Anung menyampaikan target kinerja yang sangat optimistis untuk penyelenggaraan Jakarta Fair kali ini. Pihaknya menargetkan agar pameran ini mampu mendatangkan sedikitnya enam juta pengunjung selama masa pelaksanaannya.

Selain jumlah pengunjung, target transaksi finansial juga ditetapkan sangat tinggi, di mana Pemprov DKI memproyeksikan nilai transaksi akan mencapai angka fantastis hingga Rp8 triliun. Gubernur berharap capaian ini dapat melampaui rekor yang dicetak pada penyelenggaraan tahun sebelumnya.

"Setelah mencatat nilai transaksi lebih dari Rp7,3 triliun pada tahun lalu, ia berharap angka tersebut dapat meningkat pada penyelenggaraan tahun ini," ujar Pramono Anung, menekankan pentingnya peningkatan kontribusi ekonomi.

Pramono Anung juga menegaskan bahwa transaksi yang dihasilkan melalui Jakarta Fair memegang peranan vital dalam menopang pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jakarta. Ajang ini dianggap sebagai etalase penting bagi produk-produk lokal.

Lebih lanjut, Gubernur menyoroti kontribusi Jakarta terhadap perekonomian nasional, di mana ibu kota disebut menyumbang sebesar 16,67 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Pertumbuhan ekonomi Jakarta sendiri tercatat mencapai 5,59 persen saat ini.

Pramono juga mengapresiasi perkembangan signifikan pada sektor transportasi publik di Jakarta yang kini dinilai semakin terintegrasi. Tingkat konektivitas transportasi umum diyakini telah mencapai 93 persen, memudahkan akses pengunjung ke Kemayoran.

"Ia juga menyoroti perkembangan sistem transportasi publik di Jakarta yang semakin terintegrasi. Tingkat konektivitas transportasi disebut telah mencapai 93 persen, sehingga masyarakat diimbau memanfaatkan layanan transportasi umum saat mengunjungi kawasan Kemayoran," kata Pramono Anung, mendorong penggunaan transportasi publik.