HOTNEWS.ID - Pertandingan krusial babak 16 besar Piala Dunia 2026 akan segera tersaji antara Tim Nasional Inggris melawan Meksiko. Duel penting ini menuntut strategi matang dari kedua pelatih demi melangkah ke fase selanjutnya dalam turnamen akbar tersebut.

Keputusan taktis yang menarik perhatian publik sepak bola dunia datang dari kubu Inggris, di mana pelatih Thomas Tuchel mengambil langkah berani dalam menentukan sebelas pemain awal. Keputusan ini menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam strategi yang akan diterapkan Inggris malam itu.

Secara spesifik, Thomas Tuchel memutuskan untuk memainkan Bukayo Saka sebagai starter utama dalam menghadapi gempuran dari timnas Meksiko. Keputusan ini mengindikasikan bahwa kecepatan dan kreativitas Saka dianggap vital untuk membongkar pertahanan lawan di babak gugur ini.

"Pelatih Thomas Tuchel memainkan Bukayo Saka sebagai starter timnas Inggris melawan Meksiko," demikian disampaikan mengenai susunan pemain yang dipilih untuk laga penentuan ini. Keputusan ini langsung menjadi sorotan utama menjelang kick-off.

Mengenai susunan pemain Meksiko, sang pelatih menurunkan formasi yang mengandalkan kecepatan di lini serang dengan dukungan lini tengah yang solid. Meksiko dipastikan akan tampil habis-habisan demi mengamankan tiket perempat final.

Formasi Meksiko yang diumumkan adalah: Rangel di posisi penjaga gawang, didukung oleh kuartet Sanchez, Montes, Vasquez, dan Gallardo di lini belakang. Sementara itu, lini tengah diisi oleh Romo, Lira, dan Mora.

Di sektor penyerangan, Meksiko mengandalkan trisula Alvarado, Jimenez, dan Quinones untuk mencoba mengancam gawang Inggris sepanjang pertandingan. Mereka siap memberikan tekanan sejak menit awal pertandingan.

Sementara itu, Inggris menampilkan susunan pemain yang seimbang antara kekuatan bertahan dan serangan cepat. Thomas Tuchel menempatkan Pickford sebagai benteng terakhir di bawah mistar gawang.

Lini pertahanan Inggris melibatkan Quansah, Konsa, dan Guehi, dengan O'Reilly mengisi posisi bek sayap. Untuk menjaga keseimbangan lini tengah, Rice dan Anderson menjadi poros utama permainan Inggris.