HOTNEWS.ID - Di tengah masa penerimaan mahasiswa baru yang kerap memunculkan berbagai informasi simpang siur, Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil langkah tegas untuk memberikan kejelasan. Pihak universitas perlu meluruskan isu yang beredar mengenai potensi pembukaan kuota tambahan melalui jalur seleksi mandiri.
Tujuan utama dari pernyataan resmi ini adalah untuk memberikan kepastian mutlak kepada seluruh calon mahasiswa yang telah berjuang, serta masyarakat luas yang mengikuti perkembangan penerimaan mahasiswa baru. Klarifikasi ini menjadi penting agar tidak ada lagi harapan palsu yang tumbuh di kalangan pendaftar.
Secara spesifik, UGM mengumumkan bahwa seluruh rangkaian proses seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran mendatang telah selesai dilaksanakan secara menyeluruh. Hal ini mencakup semua jalur seleksi yang dibuka oleh universitas, termasuk seleksi mandiri yang sering menjadi sorotan.
Penegasan mengenai penutupan ini sangat krusial karena mengakhiri spekulasi yang mungkin berkembang di berbagai platform informasi. Keputusan ini menunjukkan komitmen UGM terhadap transparansi dalam proses akademik mereka.
Penetapan waktu penutupan seluruh tahapan seleksi tersebut telah ditetapkan secara resmi oleh universitas sejak bulan Juni tahun 2026. Penetapan waktu ini menjadi batas akhir yang tidak dapat diganggu gugat untuk semua prosedur pendaftaran dan seleksi.
"Pihak UGM secara resmi menyatakan bahwa seluruh rangkaian proses seleksi penerimaan mahasiswa baru, termasuk jalur mandiri, telah selesai dilaksanakan," demikian pernyataan yang disampaikan untuk meluruskan informasi yang simpang siur.
Lebih lanjut, mengenai batas waktu, ditegaskan bahwa penutupan resmi seluruh tahapan seleksi tersebut ditetapkan pada bulan Juni tahun 2026. Hal ini disampaikan agar para calon mahasiswa tidak lagi menunggu kabar mengenai pembukaan kuota tambahan.
Dilansir dari INFOTREN.ID, klarifikasi ini disusun sebagai respons langsung terhadap informasi yang menyebutkan adanya kemungkinan pembukaan kuota tambahan untuk jalur seleksi mandiri. UGM berupaya menghentikan persebaran informasi yang tidak akurat tersebut.