HOTNEWS.ID - Wakil Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Wamendikdasmen), Prof. Dr. Ir. Nizam, M.Sc., Ph.D., melakukan kunjungan kerja strategis ke Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Kunjungan ini memiliki agenda utama untuk meninjau secara langsung kesiapan dan implementasi program pendidikan berkualitas bagi anak-anak Suku Bajo.
Kedatangan beliau di Wakatobi disambut dengan hangat oleh jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat pada hari Selasa, 11 Juni. Momen ini menjadi penanda dimulainya upaya konkret pemerintah dalam memastikan pemerataan akses pendidikan.
Fokus utama kunjungan Wamendikdasmen adalah upaya peningkatan mutu pendidikan bagi komunitas Suku Bajo. Komunitas ini secara tradisional memiliki mata pencaharian dan kehidupan yang erat kaitannya dengan laut, sehingga membutuhkan pendekatan pendidikan yang adaptif.
Sukses Hadapi MPLS 2026: Panduan Komprehensif Kemendikbudristek untuk Orang Tua dan Siswa
"Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk meninjau langsung dan memastikan bahwa anak-anak dari Suku Bajo mendapatkan akses pendidikan yang bermutu," ujar Prof. Dr. Ir. Nizam, M.Sc., Ph.D. Beliau menekankan pentingnya memberikan kesempatan yang sama dalam hal pendidikan bagi seluruh anak bangsa.
Pemerintah daerah dan tokoh masyarakat Wakatobi menyambut baik kedatangan rombongan dari Kemendikdasmen. Diskusi intensif dilakukan untuk merumuskan langkah-langkah strategis yang akan diambil ke depan demi tercapainya tujuan pendidikan yang inklusif.
Peningkatan kualitas pendidikan bagi Suku Bajo diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda mereka. Hal ini penting untuk mendukung perkembangan sosial ekonomi komunitas tersebut di masa depan.
Menelusuri Jejak Logo dan Sejarah Hari Anak Nasional 2026: Merayakan Generasi Emas Bangsa
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk hadir di daerah-daerah terpencil dan kepulauan. Tujuannya adalah untuk memahami tantangan spesifik yang dihadapi dan memberikan solusi yang tepat sasaran.
Dikutip dari INFOTREN.ID, kunjungan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani isu pemerataan akses pendidikan. Harapannya, anak-anak Suku Bajo dapat mengenyam pendidikan setara dengan anak-anak di daerah lain.
Upaya ini mencakup berbagai aspek, mulai dari penyediaan infrastruktur, ketersediaan guru berkualitas, hingga kurikulum yang relevan dengan budaya dan lingkungan Suku Bajo. Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini.