HOTNEWS.ID - Sebuah insiden perusakan properti sekolah yang dilakukan oleh dua orang anak-anak di wilayah Batang, Jawa Tengah, baru-baru ini menjadi perhatian publik. Peristiwa ini menjadi viral setelah rekaman video aksi kedua bocah tersebut tersebar luas di berbagai platform media sosial.

Aksi vandalisme ini secara spesifik terjadi di sebuah Sekolah Dasar (SD) yang berlokasi di wilayah hukum Kabupaten Batang. Rekaman yang beredar menunjukkan kedua anak tersebut terlihat sedang mengamuk dan melakukan perusakan terhadap sejumlah fasilitas milik sekolah.

Dalam narasi yang menyertai unggahan video yang beredar, disebutkan bahwa barang-barang milik sekolah menjadi sasaran perusakan oleh dua bocah tersebut. Beberapa fasilitas yang dilaporkan rusak antara lain pot bunga dan koleksi piala yang tersimpan di lingkungan sekolah.

Kejadian ini menarik perhatian aparat penegak hukum setempat untuk segera melakukan penyelidikan lebih lanjut. Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Blado telah menerima informasi mengenai adanya dugaan perusakan fasilitas sekolah tersebut.

Kapolsek Blado, AKP Sapto Winengku, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai viralnya video aksi perusakan tersebut. Setelah menerima informasi, petugas kepolisian segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal.

"Pihaknya telah menerima informasi itu dan langsung ke lokasi kejadian," jelas AKP Sapto Winengku mengenai respons cepat petugas kepolisian terhadap insiden yang terekam warga tersebut.

Dilansir dari detikJateng, narasi yang mengiringi video viral tersebut secara spesifik menyoroti kerusakan yang ditimbulkan. Kerusakan tersebut meliputi benda-benda yang memiliki nilai simbolis bagi sekolah, seperti koleksi piala dan dekorasi pot bunga.

Sejauh ini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik aksi kedua bocah tersebut. Proses penanganan kasus ini dilakukan dengan mempertimbangkan usia para pelaku yang masih tergolong anak-anak.

Penyebaran video di media sosial menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap insiden yang melibatkan perusakan fasilitas pendidikan. Pihak sekolah diharapkan dapat memberikan keterangan lebih lanjut mengenai dampak kerugian yang ditimbulkan.