- HOTNEWS.ID - PT Barito Renewables Energy dikabarkan telah melayangkan sebuah tawaran strategis untuk mengakuisisi perusahaan energi panas bumi terkemuka di Filipina, Energy Development Corp (EDC). Langkah ini merupakan bagian dari upaya ekspansi bisnis perusahaan di kancah internasional, khususnya di sektor energi terbarukan.
Penawaran yang diajukan oleh Barito Renewables bersifat indikatif dan tidak mengikat, dengan nilai ekuitas yang ditawarkan mencapai sekitar US$5 miliar atau setara dengan Rp90 triliun. Tawaran ini ditujukan kepada EDC yang saat ini didukung oleh First Gen Corp, sebagaimana dikonfirmasi melalui sebuah pernyataan resmi.
Perusahaan energi asal Indonesia ini mengajukan penawaran tanpa diminta, menunjukkan inisiatif kuat untuk dapat mengamankan aset strategis di Filipina. Langkah ini berpotensi menjadi salah satu transaksi terbesar di sektor energi bersih di Asia dalam beberapa tahun terakhir.
Pernyataan resmi yang dikeluarkan mengonfirmasi adanya laporan sebelumnya dari Bloomberg News mengenai potensi akuisisi ini. Detail mengenai penawaran dan niat Barito Renewables mulai terkuak ke publik pada hari Rabu.
Namun, proses akuisisi ini masih berada di tahap awal dan sangat bergantung pada beberapa tahapan krusial. "Penawaran tersebut masih bergantung pada proses uji tuntas, dokumen transaksi, dan persetujuan yang diperlukan," demikian disampaikan oleh pihak First Gen.
Pihak First Gen juga menegaskan bahwa hingga kini belum ada diskusi formal yang terjalin antara kedua belah pihak. "Belum ada diskusi antara kedua belah pihak, belum ada perjanjian yang ditandatangani, dan First Gen belum menunjuk penasihat apa pun untuk transaksi ini," tambah mereka.
Reaksi pasar terhadap potensi kesepakatan ini cukup signifikan. Saham First Gen Corp di Manila melonjak tajam, mencapai kenaikan hingga 33% pada perdagangan hari itu. Kenaikan ini merupakan yang terbesar sejak perusahaan melakukan penawaran umum perdana (IPO) pada tahun 2006.
Meskipun sempat memangkas sebagian kenaikannya, saham First Gen akhirnya ditutup menguat 18%. Lonjakan ini secara signifikan meningkatkan kapitalisasi pasar perusahaan menjadi sekitar US$1,2 miliar.
"Barito Renewables Energy telah mengajukan tawaran untuk mengakuisisi perusahaan panas bumi Energy Development Corp (EDC) untuk ekspansi bisnisnya di Filipina," demikian dikabarkan, mengutip dari Bloomberg News.