HOTNEWS.ID - Pertandingan persahabatan internasional antara Aston Villa melawan Indonesia All Stars akan segera terselenggara di Jakarta. Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian tur pramusim klub Inggris tersebut untuk musim 2026/2027.
Laga besar ini dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu, 1 Agustus mendatang, bertempat di Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Momen ini diharapkan menjadi tontonan menarik bagi pencinta sepak bola nasional.
Pertanyaan besar yang muncul adalah mengenai susunan pemain yang akan dikumpulkan untuk memperkuat tim Indonesia All Stars. Tim ini akan bertugas menghadang skuad juara Europa League tersebut.
Indonesia All Stars dipastikan akan diisi oleh para bintang terbaik yang saat ini berlaga di kompetisi Liga 1 Indonesia. Klub-klub papan atas diprediksi akan menyumbangkan pemain andalan mereka.
Beberapa tim besar seperti Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta disebut-sebut akan menjadi penyumbang utama pemain dalam formasi Indonesia All Stars. Hal ini bertujuan menciptakan tim yang sangat kompetitif.
"Ya, pastinya nanti kita akan memilih tim Indonesia All Star yang sangat-sangat sangat berwarna. Jadi, mungkin nanti ada pemain Persija, ada pemain Persib, ada Borneo FC, Persebaya, PSM Makassar, Persipura mungkin," ujar Ahmad Satrio selaku Kepala Marketing Soundrhythm.
Lebih lanjut, Ahmad Satrio menekankan bahwa pertemuan ini diharapkan dapat menghilangkan rivalitas antar pendukung klub di dalam negeri. Semua elemen suporter diharapkan bersatu dalam mendukung tim gabungan tersebut.
"Nah, itu nanti akan masuk dalam suatu wadah atau yang bernama Indonesia All Stars. Nanti itu akan menarik masyarakat Indonesia, terlepas dari itu Jakmania, mau itu Viking, Bobotoh, Bonek, itu tidak akan ada rivalitas di situ. Semua orang nanti akan enjoy pertandingan sepak bola sebagaimana mestinya. Rivalitas hanya 90 menit, sisanya kita bersaudara," lanjutnya, kata Ahmad Satrio.
Selain pemain dari Liga 1, rencana juga mencakup penyertaan pemain diaspora Indonesia yang bermain di luar negeri. Namun, fokus utama tetap pada pemain yang berkiprah di liga domestik.