HOTNEWS.ID - Suasana kegembiraan luar biasa menyelimuti persimpangan ikonik Shibuya, Tokyo, pada hari Jumat, 26 Juni 2026. Peristiwa ini terjadi tak lama setelah tim nasional Jepang berhasil mengamankan posisi mereka di babak gugur kompetisi sepak bola dunia.

Kerumunan besar pendukung tim Samurai Biru berkumpul memadati area tersebut untuk merayakan pencapaian penting ini. Sorak sorai dan perayaan massal pecah di Shibuya menyusul hasil pertandingan krusial Jepang melawan Swedia.

Pertandingan yang menjadi penentu nasib Jepang tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1. Jepang sejatinya menunjukkan dominasi permainan mereka sepanjang jalannya laga di lapangan hijau.

Keunggulan Jepang tercipta lebih dulu pada menit ke-56 melalui aksi penyerang Daizen Maeda. Gol tersebut sempat membuat para pendukung di seluruh negeri menahan napas penuh harap.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Swedia berhasil membalas enam menit kemudian. Anthony Elanga menjadi pencetak gol penyeimbang bagi tim lawan, membuat skor akhir pertandingan menjadi 1-1.

Hasil seri ini sangat berarti bagi skuad asuhan Jepang, karena memastikan mereka lolos ke fase selanjutnya. Jepang dipastikan menempati posisi kedua dalam klasemen akhir Grup F.

Posisi kedua tersebut menempatkan Jepang di bawah pimpinan grup, yaitu Belanda, dan secara otomatis mengunci satu tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kelolosan ini menjadi momen bersejarah yang dirayakan dengan antusiasme tinggi oleh para suporter.

Sorak sorai para pendukung memenuhi kawasan Shibuya, Tokyo, usai Jepang bermain imbang 1-1 melawan Swedia pada Jumat (26/6)," demikian deskripsi awal suasana yang terjadi.

"Jepang tampil dominan sepanjang pertandingan dan membuka keunggulan pada menit ke-56 melalui gol Daizen Maeda," merupakan detail teknis mengenai jalannya laga yang menentukan tersebut.