HOTNEWS.ID - Perhelatan balap kelas ringan Moto3 Belanda 2026 telah dimulai dengan sesi latihan bebas pertama (FP1) pada hari Jumat, 26 Juni. Sesi ini menjadi tolok ukur awal bagi para pembalap, termasuk wakil Indonesia, Veda Ega Pratama.

Veda Ega Pratama tercatat menempati posisi ke-20 dalam sesi FP1 yang berlangsung di Sirkuit Belanda tersebut. Catatan waktu terbaik yang berhasil ia ukir adalah 01:41,970 detik.

Pembalap yang tergabung dalam Honda Team Asia ini masih memiliki selisih waktu yang cukup signifikan, yaitu terpaut 1,101 detik dari pembalap tercepat. Posisi teratas berhasil diamankan oleh Alvaro Carpe dari tim Red Bull KTM Ajo.

Alvaro Carpe mencatatkan waktu impresif 01:40,869 detik, hanya unggul tipis 0,009 detik dari David Almansa dari tim Liqui Moly Dynavolt Intact GP. Hasil ini menunjukkan persaingan ketat di barisan depan.

Di sisi lain, rekan setim Veda, pembalap asal Malaysia, Hakim Danish, menunjukkan performa yang lebih menjanjikan di sesi yang sama. Hakim berhasil mengamankan posisi ke-11 dengan catatan waktu 01:41,449 detik.

Hasil awal ini dapat dianggap sebagai permulaan yang kurang ideal bagi Veda dan Hakim, mengingat ini baru merupakan sesi pemanasan mesin. Masih ada kesempatan untuk memperbaiki performa pada sesi latihan sore hari.

Dikutip dari CNN Indonesia, "Ini menjadi awalan yang kurang menjanjikan bagi Veda dan Hakim. Kendati demikian masih ada sesi practice atau latihan pada sore ini sebagai pemanasan mesin."

Sesi latihan bebas kedua (FP2) akan menjadi kesempatan krusial bagi Veda untuk mengevaluasi dan memperbaiki catatan waktunya sebelum sesi kualifikasi yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 27 Juni.

Performa Veda Ega di awal pekan balap seringkali menunjukkan tren peningkatan, di mana ia cenderung tampil lebih kuat pada hari kedua dan saat balapan utama. Harapan serupa kini disematkan pada seri Belanda ini.