HOTNEWS.ID - Dalam kancah sepak bola internasional, elemen kepercayaan dan praktik supranatural seringkali turut mewarnai atmosfer pertandingan besar. Fenomena ini menunjukkan bahwa keyakinan di luar nalar terkadang menjadi bagian tak terpisahkan dari persiapan laga akbar.

Hal tersebut terlihat jelas ketika lebih dari seratus pendukung tim nasional Kolombia memutuskan untuk melakukan perjalanan spiritual yang unik pada hari Jumat dini hari. Mereka memilih melakukan ritual ini sebagai bentuk perlawanan esoteris terhadap potensi gangguan gaib.

Aksi massa ini berpusat pada pendakian ke puncak Monserrate, sebuah bukit ikonik yang menjulang setinggi 3.152 meter di atas permukaan laut, berlokasi di Bogotá. Lokasi ini memiliki makna simbolis yang sangat mendalam dalam tradisi masyarakat setempat.

Monserrate seringkali dianggap sebagai titik fokus utama untuk menyampaikan janji-janji suci atau permohonan doa yang ingin segera diwujudkan oleh para penganutnya. Pendakian ini dilakukan sebagai upaya kolektif untuk menjaga keberuntungan tim mereka.

Pemicu utama dari gelombang aksi spiritual ini adalah beredarnya kabar di lini media sosial mengenai seorang figur spiritual ternama dari Ghana. Sosok ini dikenal luas sebagai dukun bernama Nana Kwaku Bonsam.

Kabar menyebutkan bahwa Nana Kwaku Bonsam sedang aktif menyiapkan serangkaian mantra dan kutukan yang secara spesifik ditujukan kepada skuad tim nasional Kolombia beserta seluruh jajaran pemainnya. Hal inilah yang mendorong reaksi cepat dari para penggemar.

Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, aksi pendakian ini merupakan respons langsung dari komunitas penggemar sepak bola Kolombia terhadap isu ancaman spiritual yang beredar. Mereka berusaha menetralisir energi negatif yang diklaim sedang disiapkan lawan.

Dikutip dari JAKARTAHYPE.COM, disebutkan bahwa lebih dari 100 penggemar sepak bola Kolombia melakukan perjalanan spiritual pada Jumat dini hari. Mereka berbondong-bondong mendaki puncak Monserrate, sebuah bukit ikonik di Bogotá yang menjulang setinggi 3.152 meter di atas permukaan laut, sebagai bentuk perlawanan esoteris.

Lebih lanjut, Dikutip dari JAKARTAHYPE.COM, lokasi ini dikenal memiliki kekuatan simbolis yang besar dalam tradisi setempat, menjadi titik fokus bagi setiap janji atau doa yang ingin diwujudkan. Aksi ini menegaskan betapa kuatnya ikatan emosional antara suporter dan tim mereka.