HOTNEWS.ID - Presiden FIFA, Gianni Infantino, kembali menyuarakan visinya untuk mengembangkan format Piala Dunia, dengan rencana ambisius untuk meningkatkan jumlah peserta menjadi 64 negara.

Perhelatan Piala Dunia edisi 2026 sendiri telah mengusung format baru yang memperluas jumlah tim menjadi 48, sebuah rekor partisipasi terbanyak sepanjang sejarah kompetisi tersebut.

Namun, ambisi Infantino tidak berhenti pada ekspansi tersebut. Pria yang memiliki kewarganegaraan Swiss, Italia, dan Lebanon ini bertekad untuk terus membuka lebih banyak kesempatan bagi negara-negara di seluruh dunia untuk tampil di panggung terbesar sepak bola.

"Rencana untuk menambah jumlah peserta Piala Dunia menjadi 64 tim akan menjadi topik diskusi yang akan ditetapkan dan dibahas bersama komite yang relevan setelah Piala Dunia kali ini," kata Infantino dalam sebuah wawancara dengan media Swiss, Bluewin, sebagaimana dikutip dari The Athletic.

Alasan utama di balik gagasan ekspansi ini adalah keyakinan Infantino bahwa setiap negara berhak memiliki mimpi dan kesempatan untuk berpartisipasi di Piala Dunia. Ia melihat adanya peningkatan kualitas permainan tim-tim sepak bola secara global.

"Setiap negara semestinya berhak memiliki mimpi untuk tampil di Piala Dunia. Anda bisa melihat betapa tingginya kualitas tim dan terus meningkatnya persaingan di seluruh dunia," ujarnya.

Infantino juga menekankan bahwa memberikan kesempatan lebih luas kepada negara-negara kecil dapat menjadi katalisator bagi perkembangan sepak bola mereka. "Jika Anda tidak memberikan kesempatan bagi negara kecil untuk berpartisipasi di Piala Dunia, mereka akan kesulitan untuk berkembang," jelasnya.

Ide penambahan peserta Piala Dunia menjadi 64 tim ini muncul dari Ketua Asosiasi Sepak Bola Uruguay (UFA), Ignacio Alonso, dalam sebuah Rapat Majelis FIFA yang diselenggarakan pada Maret 2025.

"FIFA, badan sepak bola dunia, menyatakan kepada The New York Times bahwa proposal dari Alonso secara spontan 'diutamakan' dari 'urusan lain' selama rapat itu," tulis The Athletic.